Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes, Termasuk dari Palestina
Presiden Prabowo Subianto. (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto menerima delapan duta besar dari berbagai negara, termasuk Palestina, yang menyerahkan surat kepercayaan di Istana Kepresidenan Jakarta pada 8 Juni 2026.
  • Dalam pertemuan itu, Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif dan posisi non-blok dalam menjalin hubungan internasional.
  • Sebelumnya, Dino Patti Djalal menyoroti masih ada 17 calon duta besar asing yang belum menyerahkan surat kepercayaan sehingga belum bisa menjalankan tugas diplomatik secara resmi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto telah menerima delapan duta besar (dubes) negara sahabat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Dubes-dubes itu menyerahkan surat kepercayaan kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memaparkan agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Presiden pada hari ini, yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB.

"Jadi pada hari ini Bapak Presiden ada beberapa agenda. Baru saja tadi mulai pukul kurang lebih 14:00 Bapak Presiden menerima 8 duta besar negara sahabat untuk menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Pemerintah Republik Indonesia," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

1. Delapan duta besar serahkan surat kepercayaan ke Presiden Prabowo

ilustrasi bendera Palestina (pexels.com/Pok Rie)

Delapan duta besar yang diterima Prabowo berasal dari Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka, Republik Filipina, Republik Korea, Republik Ceko, Palestina, Republik Yunani, Republik Lebanon, dan Santa Lusia.

Usai penyerahan surat kepercayaan, agenda dilanjutkan dengan ramah tamah antara Prabowo dan para duta besar. Dalam pertemuan tersebut, para duta besar menyampaikan salam hormat dari pimpinan negara masing-masing kepada Presiden Prabowo.

"Beberapa menyampaikan apresiasi terhadap upaya dan diplomasi dari Presiden Prabowo selama ini yang dinilai membawa kedamaian bagi seluruh negara dan terutama di dunia," paparnya.

2. Prabowo kembali tegaskan politik luar negeri bebas aktif

Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 pada Senin (1/6/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Dalam pertemuan tersebut, orang nomor satu di Indonesia juga kembali menyampaikan komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif yang telah menjadi prinsip sejak awal berdirinya bangsa. Selain itu, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara non-blok atau tidak berpihak pada kekuatan tertentu dalam menjalankan hubungan internasional.

"Bapak Presiden juga sekali lagi menyampaikan komitmennya bahwa Indonesia memutuskan semenjak oleh founding fathers kita bahwa kebijakan luar negeri kita adalah bebas aktif dan kita non-aligned," tutur Prasetyo.

3. Dino Patti Djalal sebelumnya soroti 17 dubes asing belum akreditasi

Dino Patti Djalal dalam penghargaan Inspiring Newsmaker 2025 pada acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Sebelumnya, diplomat senior sekaligus mantan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Dino Patti Djalal menyoroti belum rampungnya proses akreditasi sejumlah duta besar asing yang telah ditugaskan ke Indonesia.

Melalui unggahan di akun X pribadinya pada Selasa (2/6/2026), Dino mengungkapkan belasan calon duta besar asing saat ini masih menunggu kesempatan untuk menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto. Padahal, sebagian dari mereka disebut telah berada di Jakarta selama berbulan-bulan.

Menurut Dino, kondisi itu membuat para diplomat tersebut belum dapat menjalankan tugas diplomatiknya secara penuh karena secara resmi mereka belum memperoleh pengakuan sebagai duta besar di Indonesia.

“Saya dapat info bahwa ada 17 calon dubes asing yang sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih menunggu waktu untuk memberikan surat kepercayaan kepada Presiden,” tulis Dino.

Editorial Team

Related Article