Jakarta, IDN Times - Prancis mengakui telah menghubungi pemerintah Taliban di Afghanistan pada Jumat (9/10/2026). Langkah ini untuk menindaklanjuti proses deportasi imigran Afghanistan yang masuk ke Prancis secara ilegal dan dianggap sebagai ancaman keamanan.
Tak hanya Prancis, Jerman juga sudah menghubungi pemerintah Taliban untuk mendeportasi warga Afghanistan yang divonis atas kasus kriminalitas. Alhasil, sudah ada beberapa penerbangan untuk memulangkan imigran dari Jerman ke Afghanistan.
