Jakarta, IDN Times - Pasukan keamanan Prancis menangkap seorang pria yang diduga membakar balai kota bersejarah di Limoges, Prancis bagian tengah, pada Selasa (20/10/2026). Pria yang diyakini berafiliasi dengan gerakan ekstrem kiri itu diamankan setelah bangunan dari abad ke-19 tersebut terbakar hebat pada Sabtu. Insiden pembakaran ini terjadi di tengah kerusuhan yang mengiringi demonstrasi nasional terkait lonjakan biaya hidup dan buruknya fasilitas sekolah.
Kepolisian antiterorisme Prancis turut diterjunkan untuk menyelidiki dugaan pembakaran yang meruntuhkan bagian atap dan menara lonceng gedung tersebut. Kehancuran balai kota yang berdiri sejak 1883 ini menjadi simbol kerusuhan terparah selama gelombang unjuk rasa yang telah berlangsung empat pekan. Peristiwa tersebut juga mengingatkan warga Prancis pada tragedi kebakaran Katedral Notre-Dame di Paris pada April 2019.
