Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Presiden Iran Rilis Surat Terbuka: Kami Sah Membela Diri dari Serangan AS
potret Presiden Iran, Masoud Pezeshkian (commons.wikimedia.org/khamenei.ir)
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa serangan Amerika Serikat terhadap infrastruktur vital Iran membawa konsekuensi serius bagi rakyat dan tidak dapat dibenarkan.
  • Pezeshkian menyatakan Iran tidak pernah memulai perang, namun memiliki hak sah untuk membela diri dari agresi militer yang mengancam kehidupan dan masa depan rakyatnya.
  • Ia mempertanyakan motif di balik tindakan militer AS, termasuk pemboman fasilitas sipil dan korban warga tak bersalah, serta menyoroti dampak destruktifnya terhadap masyarakat Iran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2 April 2026

Presiden Iran Masoud Pezeshkian merilis surat terbuka kepada rakyat Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa Iran berhak membela diri dari agresi militer AS dan menyebut pemboman baru-baru ini sangat memengaruhi kehidupan rakyat Iran.

sebulan lebih

Pezeshkian menyebut pertempuran telah berlangsung selama lebih dari sebulan dan mempertanyakan kepentingan rakyat AS yang dilayani oleh perang tersebut.

kini

Iran tetap menegaskan tindakannya sebagai bentuk pembelaan diri yang sah, bukan agresi, di tengah dampak berkelanjutan dari serangan militer AS.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Iran Masoud Pezeshkian merilis surat terbuka kepada rakyat Amerika Serikat yang menegaskan hak Iran untuk membela diri dari serangan militer Amerika Serikat terhadap infrastruktur vital negara itu.
  • Who?
    Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pernyataan resmi, sementara pihak yang disebut dalam surat tersebut adalah pemerintah dan rakyat Amerika Serikat.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan dari Teheran, Iran, dan ditujukan kepada publik di Amerika Serikat melalui surat terbuka yang dirilis secara resmi.
  • When?
    Surat terbuka tersebut dirilis pada Kamis, 2 April 2026, di tengah situasi konflik dan pemboman yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.
  • Why?
    Pezeshkian menilai serangan militer AS terhadap fasilitas energi, industri, dan warga sipil Iran sebagai agresi yang mengancam kedaulatan nasional serta kehidupan masyarakatnya.
  • How?
    Pemerintah Iran menegaskan bahwa tindakan militernya merupakan respons terukur dalam kerangka pembelaan diri yang sah, bukan bentuk agresi atau inisiasi perang terhadap pihak lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Presiden Iran namanya Masoud Pezeshkian sampaikan surat buat orang Amerika. Dia bilang Iran diserang dan banyak tempat rusak, kayak pabrik dan rumah. Dia bilang Iran cuma mau jaga diri, bukan mulai perang. Orang di Iran sedih karena bom bikin hidup susah. Sekarang dia minta semua tahu kalau Iran mau damai tapi harus bela diri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Surat terbuka Presiden Masoud Pezeshkian menampilkan keteguhan dan martabat bangsa Iran dalam menghadapi tekanan militer. Dengan menekankan sejarah panjang tanpa agresi dan komitmen pada pembelaan diri yang sah, pernyataannya mencerminkan semangat kemanusiaan serta tekad mempertahankan kedaulatan tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan kesadaran historis bangsanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Iran Masoud Pezeshkian merilis surat terbuka yang ditujukan untuk rakyat Amerika Serikat. Ia menegeskan, menyerang infrastruktur vital Iran, termasuk fasilitas energi dan industri dalam negeri hingga menargetkan rakyat Iran membawa konsekuensi yang sangat serius.

Ia mengingatkan, Iran merupakan salah satu peradaban tertua yang berkelanjutan dalam sejarah manusia. Terlepas dari keunggulan historis dan geografisnya, Iran tidak pernah, dalam sejarah modernnya, memilih jalan agresi, ekspansi, kolonialisme, atau dominasi.

Bahkan setelah mengalami pendudukan, invasi, dan tekanan berkelanjutan dari kekuatan global, meskipun memiliki keunggulan militer, Iran tidak pernah memulai perang. Namun, Iran tegas dan berani telah menolak agresi militer dari musuh mereka.

Pezeshkian menegaskan, dampak destruktif dari agresi militer AS terhadap kehidupan rakyat Iran yang tangguh tak boleh diremehkan.

"Kelanjutan agresi militer dan pemboman baru-baru ini sangat memengaruhi kehidupan, sikap, dan perspektif masyarakat," kata Pezeshkian dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

"Ini mencerminkan kebenaran mendasar manusia: ketika perang menimbulkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada kehidupan, rumah, kota, dan masa depan, orang-orang tidak akan tetap acuh tak acuh terhadap mereka yang bertanggung jawab," imbuhnya.

Menurutnya, agresi AS yang diluncurkan dari pangkalan-pangkalan militer telah menunjukkan betapa mengancamnya kehadiran militer tersebut. Tentu saja, tidak ada negara yang menghadapi kondisi seperti itu akan tinggal diam, mengabaikan kekuatan dan kemampuan pertahanannya.

"Apa yang telah dilakukan Iran—dan terus dilakukan—adalah respons terukur yang didasarkan pada dalam pembelaan diri yang sah, dan sama sekali bukan inisiasi perang atau agresi," kata dia.

Pertempuran selama sebulan lebih ini membawa pertanyaan besar bagi rakyat Iran. Pezeshkian mempertanyakan kepentingan rakyat AS mana yang sebenarnya dilayani oleh perang ini.

"Apakah ada ancaman objektif dari Iran yang dapat membenarkan perilaku tersebut? Apakah pembantaian anak-anak yang tidak bersalah, penghancuran fasilitas farmasi pengobatan kanker, atau membual tentang membom sebuah negara dapat membenarkan tindakan tersebut?" kata dia.

Editorial Team