Jakarta, IDN Times - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menyebut Israel telah mengancam kehidupan seluruh warganya. Sebab, menurutnya, Tel Aviv kerap mengeluarkan kebijakan yang menyengsarakan warga Palestina yang tinggal di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur. Pernyataan itu ia sampaikan saat berpidato secara daring pada hari ke-3 sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS), Kamis (24/9/2026).
"Bahaya tersebut tidak lagi terbatas pada upaya melemahkan solusi dua negara dan mencegah terwujudnya negara Palestina. Kini, bahaya itu telah mengancam kehidupan dan keberadaan rakyat Palestina di tanah air mereka. Apa yang terjadi di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur bukanlah insiden terisolasi, melainkan skema kolonial jahat yang bertujuan untuk mempersulit kehidupan warga Palestina di tanah air mereka dan memaksa mereka untuk meninggalkannya," ujar Abbas.
