Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menetapkan status darurat energi di negaranya pada Rabu (14/1/2026). Hal ini karena pasukan Rusia terus mengincar fasilitas energi seperti pembangkit tenaga listrik setiap kali melancarkan serangan ke Ukraina.
Serangan yang dilakukan Rusia kerap ditujukan ke fasilitas energi yang ada di Ibukota Kyiv. Pada pekan lalu saja, 70 persen wilayah Kyiv mengalami pemadaman listrik imbas serangan tersebut. Namun, pasukan Rusia sebetulnya juga kerap melancarkan serangan terhadap fasilitas energi di kota-kota lain.
