Comscore Tracker

Penembakan di Supermarket Tennessee, 1 Tewas dan 12 Luka

Pelaku diduga karyawan yang dipecat 

Jakarta, IDN Times - Aksi kekerasan berupa penembakan, kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini insiden berlangsung di sebuah toko lingkungan kelas atas, pada hari Kamis (23/9). Akibatnya, satu orang tewas dalam insiden tersebut.

Polisi yang menerima panggilan darurat sekitar pukul 13:30 waktu setempat melihat orang-orang-orang yang ada di dalam toko sedang bersembunyi. Ada yang berlindung dalam ruang yang terkunci dan bahkan ada yang berlindung di dalam kulkas.

1. Tersangka terus menembak di dalam toko

Tidak ada rincian mengapa tersangka melakukan aksi penembakan liar terhadap orang-orang di sebuah toko bernama Kroger, di kota Collierville, yang memiliki populasi sekitar 50.000 orang. Penyelidikan masih dilakukan oleh pihak yang berwenang untuk mencari tahu lebih dalam tentang aksi penembakan itu.

Dilansir dari Associated Press, Brignetta Dickerson yang bekerja di toko itu mengaku sedang bekerja di mesin kasir ketika tembakan terdengar. Awalnya, dia mengira bahwa itu suara balon meletus, tapi kemudian letusan lain terus terdengar.

Dickerson mengaku "dia (tersangka) datang tepat di belakang kami dan mulai menembak. Dan, dia terus menembak, menembak, menembak. Dia menembak salah satu rekan kerja saya di kepala dan menembak salah satu pelanggan saya di perut."

Menurut Dale Lane yang menjabat sebagai kepala polisi kota Collierville, dia mengatakan bahwa tersangka telah menembak 13 orang. Satu orang tewas dan 12 lainnya terluka. Beberapa di antara korban terluka, ada yang mengalami cedera serius dan harus mendapatkan perawatan intensif.

2. Pelaku diduga karyawan yang dipecat

Penembakan di Supermarket Tennessee, 1 Tewas dan 12 LukaIlustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Baca Juga: Penembakan di Kazakhstan: 5 Tewas, 2 di Antaranya Polisi

Aksi penembakan yang terjadi itu membuat orang-orang di dalam toko mengalami kepanikan. Banyak orang yang kemudian lari dan berusaha bersembunyi.

Dalam penjelasan yang dibeberkan oleh Lane, polisi yang tiba di lokasi beberapa menit setelah mendapatkan panggilan telepon mengatakan "kami menemukan orang-orang bersembunyi di lemari es dan di kantor yang terkunci. Mereka melakukan apa yang telah dilatih untuk mereka lakukan-lari, sembunyi, bertarung," jelasnya seperti dikutip Reuters,

Kepala polisi itu juga menjelaskan bahwa insiden tersebut adalah "peristiwa paling mengerikan yang pernah terjadi dalam sejarah Collierville."

Sementara ini, pihak kepolisian belum memberikan rincian identitas tersangka dan identitas para korban. Polisi masih mendalami kasus itu untuk mencari tahu apakah pelaku bekerja sama dengan orang lain dalam melancarkan aksi brutalnya.

Salah satu sumber yang dikutip oleh Reuters, yakni WREG-TV, katanya pelaku adalah seorang karyawan yang telah dipecat oleh toko tersebut. Tapi tidak dijelaskan rinciannya, termasuk nama karyawan itu.

3. Pelaku ditemukan tewas

Ketika petugas kepolisian Collierville mendatangi lokasi kejadian dan melihat orang-orang bersembunyi, mereka segera mengarahkan dan menyelamatkan orang-orang tersebut, baik itu karyawan maupun pelanggan.

Ketika pencarian berlangsung antara satu lorong ke lorong lain di dalam toko, polisi menemukan pelaku tewas dengan luka tembak. Menurut NPR, pelaku diduga melakukan bunuh diri setelah menembaki orang-orang.

Kroger adalah sebuah perusahaan retailer Amerika yang telah berdiri lama, yakni sejak tahun 1883. Kroger berkantor pusar di Cincinnati, Ohio.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan mengeluarkan rilis yang mengatakan "sangat sedih" dengan insiden penembakan tersebut.

Juru bicara Kroger yang bernama Theresa Dickerson dalam sebuah konferensi pers mengatakan bahwa mereka akan menyediakan konseling untuk semua rekan toko korban yang terdampak dalam insiden.

Baca Juga: Banjir di Tennessee, 10 Tewas dan 31 Hilang

Pri Saja Photo Verified Writer Pri Saja

Petani

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya