Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden Filipina Sara Duterte pada Rabu (18/2/2026) mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden Mei 2028. Pengumuman tersebut disampaikan melalui siaran langsung, di tengah situasi politik yang semakin memanas.
Dalam pidatonya, Sara menyatakan keputusannya sebagai bagian dari panggilan hidup yang ia pahami setelah perjalanan panjang pribadi dan politik.
“Diperlukan 47 tahun bagi saya untuk memahami bahwa hidup saya tidak pernah dimaksudkan hanya untuk diri saya sendiri,” ujar Sara dalam pidato yang disiarkan secara langsung.
“Saya akan mencalonkan diri sebagai presiden,” tegasnya, dilansir dari Anadolu.
Deklarasi itu muncul saat ia menghadapi sejumlah pengaduan pemakzulan terkait dugaan korupsi serta tuduhan bahwa ia mengancam keselamatan Presiden Ferdinand Marcos Jr.
