Jakarta, IDN Times - Kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) melancarkan serangan artileri mematikan ke Rumah Sakit Militer Al-Kuweik di negara bagian Kordofan Selatan, Sudan. Insiden berdarah pada Kamis (5/2/2026) itu merenggut nyawa sedikitnya 22 orang dan melukai delapan lainnya.
Jaringan Dokter Sudan mengonfirmasi bahwa korban tewas mencakup kepala medis rumah sakit beserta tiga staf kesehatan. Kelompok medis itu mengecam keras aksi pengeboman fasilitas kesehatan yang terus berulang di tengah konflik.
