Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa proposal Ukraina soal gencatan senjata di Hari Paskah tidak serius. Menurutnya, tidak ada formulasi jelas soal proposal dari Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.
“Zelenskyy seharusnya bertanggung jawab dan membuat keputusan yang pantas sehingga kami dapat mencapai sebuah perdamaian dan bukan hanya sebuah gencatan senjata,” ungkapnya, dikutip dari The Moscow Times, Rabu (1/4/2026).
Pada tahun lalu, Presiden Rusia, Vladimir Putin yang mendeklarasikan gencatan senjata Hari Paskah secara sepihak. Namun, terdapat dugaan maraknya pelanggaran gencatan senjata.
