Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pesawat Militer Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Pesawat Militer Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas
ilustrasi pesawat militer (pexels.com/Rafael Minguet Delgado)
Intinya Sih
  • Pesawat militer Rusia jenis An-26 jatuh di Semenanjung Krimea pada 31 Maret 2026, menewaskan seluruh 29 orang di dalamnya termasuk pilot dan co-pilot.
  • Kementerian Pertahanan Rusia menyebut dugaan awal penyebab kecelakaan adalah masalah teknis, tanpa indikasi serangan dari pihak lain seperti Ukraina.
  • Pesawat An-26 buatan Antonov asal Ukraina telah digunakan sejak 1960-an dan tercatat beberapa kali mengalami kecelakaan fatal di berbagai wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pesawat militer Rusia dikabarkan jatuh di Semenanjung Krimea, wilayah Ukraina yang kini dikuasai Rusia, pada Selasa (31/3/2026). Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Rusia, insiden tersebut menewaskan 29 orang yang ada di dalam pesawat, termasuk pilot dan co-pilot. 

"Selama penerbangan terjadwal di atas Semenanjung Krimea pada tanggal 31 Maret (2026) sekitar pukul 18.00 waktu Moskow (15.00GMT), komunikasi dengan pesawat angkut militer An-26 terputus," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (1/4/2026).

1. Pesawat diduga jatuh karena masalah teknis

Pesawat sedang terbang di udara.
ilustrasi pesawat militer (unsplash.com/Daniel Eledut)

Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan, pesawat militer mereka yang jatuh berjenis An-26. Pesawat tersebut membawa 29 orang yang terdiri dari 6 awak dan 23 penumpang. 

Saat pesawat terbang di atas Semenanjung Krimea, militer Rusia sempat melakukan kontak. Namun, beberapa menit kemudian, pesawat tidak merespon apa pun. Militer Rusia lantas menyimpulkan bahwa pesawat telah hilang kontak. 

Dugaan awal yang ditemukan penyelidik menunjukkan bahwa pesawat jatuh karena masalah teknis. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda dari adanya serangan dari pihak lain, terutama dari Ukraina.

2. Pesawat An-26 diproduksi oleh Antonov

Pesawat militer An-26.
potret pesawat militer An-26 (commons.wikimedia.org/Boevaya mashina)

Sebagai informasi, An-26 merupakan pesawat kargo militer berukuran besar. Pesawat jenis ini diproduksi oleh perusahaan penerbangan asal Ukraina, yakni Antonov. Pesawat jenis ini sudah digunakan oleh militer Rusia sejak 1960-an. 

Lebih lanjut, sebagai pesawat kargo, pesawat militer An-26 biasa digunakan untuk mengangkut muatan dalam jumlah besar. Oleh karena itu, pesawat ini hanya bisa mengangkut penumpang dalam jumlah yang kecil. 

3. Pesawat An-26 sudah sering mengalami kecelakaan

Pesawat militer An-26.
potret pesawat militer An-26 (commons.wikimedia.org/Igor Dvurekov)

Sejak mulai digunakan pada 1960-an, pesawat militer An-26 memang sudah mengalami sejumlah insiden mematikan. Pada 2020 lalu, misalnya, pesawat ini jatuh di Negara Bagian Kharkiv, Ukraina. Kala itu, insiden tersebut menewaskan sekitar 20 orang. 

Setahun setelahnya, yakni pada 2021, pesawat An-26 kembali mengalami insiden tragis. Dilansir BBC, pesawat saat itu jatuh di wilayah timur Rusia dan menewaskan sekitar 28 orang.

Kemudian, pada 2022, pesawat An-26 kembali jatuh di Ukraina, tepatnya di Negara Bagian Zaporizhzhia. Insiden tersebut dilaporkan hanya menewaskan satu orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More