Jakarta, IDN Times - Pemerintah Rusia membantah kabar penerapan status darurat terkait wabah pes di kawasan Siberia pada Selasa (6/10/2026). Isu ini mencuat ke ruang publik menyusul kabar meninggalnya seorang pekerja fasilitas riset biologis di wilayah timur negara tersebut.
Situasi ketahanan kesehatan masyarakat setempat dipastikan tetap aman tanpa pembatasan ruang gerak warga. Peristiwa ini pun langsung menyita perhatian dunia internasional dan memicu perbincangan diplomatik antara Moskow dan Washington.
