Jakarta, IDN Times - Serangkaian serangan terhadap bandara di Arab Saudi mendorong sejumlah negara mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warga negaranya. Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat (AS), Kanada, Inggris, Korea Selatan, dan Jepang termasuk negara yang meminta warganya meningkatkan kewaspadaan atau mempertimbangkan kembali perjalanan ke kerajaan tersebut.
Peringatan itu muncul setelah sejumlah bandara di Arab Saudi menjadi sasaran serangan dalam kurun waktu kurang dari sepekan. Insiden tersebut turut mengganggu operasional penerbangan, termasuk di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, dan Bandara Internasional King Fahd di Dammam.
Pemerintah Indonesia juga mengambil langkah antisipasi. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh mengeluarkan imbauan keselamatan bagi warga negara Indonesia (WNI), termasuk jemaah umrah, agar menghindari perjalanan yang tidak esensial dan menjauhi Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Di tengah situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan perwakilan Indonesia di Arab Saudi telah menyiapkan rencana kontingensi kedaruratan. Meski begitu, hingga Kamis (15/10/2026), pemerintah Indonesia belum mengeluarkan imbauan untuk menghentikan keberangkatan jemaah umrah.
