Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, mengingatkan kepada negara-negara di dunia bahwa hukum internasional saat ini sudah diganti dengan hukum rimba. Artinya, negara yang kuat akan menang dan mendominasi negara yang lemah.
Pernyataan tersebut dilontarkan Guterres dalam acara debat terbuka Dewan Keamanan PBB dengan tema “Reaffirming the International Rule of Law: Pathways to Reinvigorating Peace, Justice and Multilateralism” yang dihelat pada Senin (26/1/2026).
"Di seluruh dunia, supremasi hukum kini sudah digantikan dengan hukum rimba. Kita melihat pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan pengabaian yang kurang ajar terhadap Piagam PBB," kata Gutierrez dalam pidatonya, seperti dilansir Anadolu Agency.
