Jakarta, IDN Times - Pemerintah Swiss mengumumkan kebijakan pembekuan seluruh aset milik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, serta orang-orang dekatnya yang berada di bawah yurisdiksi Swiss pada Senin (5/1/2026). Langkah tersebut berlaku seketika setelah Maduro ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat (AS) di Caracas dan diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan.
Swiss menyebut keputusan ini sebagai tindakan pencegahan mengingat situasi politik Venezuela yang sangat labil pascapenangkapan Maduro. Dalam pernyataannya, otoritas Swiss menegaskan bahwa kebijakan pembekuan aset bertujuan mencegah potensi pengalihan dana yang diduga berasal dari tindak pidana, sekaligus membuka kemungkinan agar aset tersebut kelak dapat dikembalikan untuk kepentingan rakyat Venezuela apabila terbukti diperoleh secara ilegal.
