Jakarta, IDN Times - Dua pasukan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dikabarkan tewas usai terkena bom Amerika Serikat dan Israel. Kabar tersebut disampaikan oleh media Iran, IRNA, pada Senin (1/6/2026).
IRNA dalam laporannya menjelaskan, dua pasukan IRGC tewas usai menginjak sisa-sisa bom yang dipakai AS dan Israel untuk menyerang Iran pada Maret lalu. Pemerintah Iran menamai serangan itu dengan sebutan “Perang Ramadhan”. Sebab, serangan dilakukan di tengah kehangatan Bulan Suci Ramadan.
