Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Truk Hilang Kendali Hantam Jemaat Kuil di India, 15 Orang Tewas
Garis polisi (unsplash.com/Jenn)
  • Truk bermuatan gabah diduga mengalami gagal rem, menerobos barikade, lalu menabrak peziarah dan kios dekat Kuil Sheetla Mata, Gwalior, saat festival Sharadiya Navratri.
  • Sedikitnya 15 orang tewas dan 39 lainnya terluka. Korban dievakuasi ke rumah sakit, sementara otoritas memeriksa kelaikan teknis truk serta dugaan pelanggaran batas muatan.
  • Pengemudi dan pemilik truk yang sempat kabur telah ditangkap. Pemerintah mencopot seorang kepala polsek, menonaktifkan delapan polisi, serta menanggung perawatan dan santunan korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sebuah truk bermuatan gabah hilang kendali dan menabrak kerumunan warga di dekat Kuil Sheetla Mata, Distrik Gwalior, Madhya Pradesh, India, pada Minggu (18/10/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi ketika ribuan peziarah tengah memadati area kuil untuk merayakan festival keagamaan tahunan Sharadiya Navratri.

Musibah tragis ini mengakibatkan sedikitnya 15 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Petugas gabungan segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit terdekat sekaligus membuka penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

1. Kronologi truk hilang kendali menabrak peziarah

Insiden maut ini berlangsung sekitar pukul 01.30 waktu setempat di Desa Sataun, Jalan Chinor, sekitar 18 kilometer dari pusat Distrik Gwalior. Truk pengangkut gabah yang melaju dari Dabra menuju Ludhiana tersebut melintasi turunan curam yang sebenarnya sedang ditutup bagi kendaraan berat.

Kendaraan diduga mengalami kegagalan rem hingga menerobos barikade polisi, menyapu deretan kios warga, dan melindas para peziarah sebelum akhirnya menghantam gerbang kuil.

"Truk kehilangan kendali saat meluncur ke bawah, lalu menabrak gerbang kuil dan mengenai kerumunan warga," kata Kepala Kepolisian Distrik Gwalior, Dharmveer Singh.

2. Penanganan puluhan korban di rumah sakit

Sebanyak 39 korban luka langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat, terutama Pusat Trauma Rumah Sakit Jaya Arogya untuk mendapatkan pertolongan intensif. Jumlah korban jiwa bertambah dari 12 menjadi 15 orang setelah beberapa pasien yang berada dalam kondisi kritis tidak tertolong, termasuk dua anggota penjaga kuil.

Bersamaan dengan evakuasi para korban, otoritas dinas perhubungan setempat memeriksa kelaikan teknis kendaraan untuk menelusuri dugaan pelanggaran batas muatan.

"Setelah menerima laporan kejadian, armada ambulans dan tim penolong langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian," ujar Kepala Daerah Gwalior, Ruchika Chauhan, dilansir The Hindu.

3. Sanksi tegas bagi petugas yang dinilai lalai

Pengemudi dan pemilik truk sempat melarikan diri sesaat setelah tabrakan sebelum akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian di wilayah Dholpur, perbatasan Rajasthan. Menanggapi lemahnya pengamanan jalur peziarah, Ketua Menteri Mohan Yadav mencopot Kepala Polsek Kota Jhansi serta memberhentikan sementara delapan polisi lainnya.

Pemerintah juga menyiapkan santunan duka bagi keluarga korban yang wafat serta menanggung seluruh biaya perawatan korban luka.

"Keselamatan para warga merupakan hal utama, sehingga kelalaian dalam bertugas tidak akan ditoleransi," tegas Mohan Yadav.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article