Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Rabu (7/10/2026), memercayai bahwa wabah pneumonia misterius di Siberia tidak berkaitan dengan senjata biologis. Menurutnya, Rusia tidak sedang menciptakan senjata biologis.
Pada akhir pekan lalu, Rusia digemparkan dengan tewasnya seorang pekerja laboratorium di Irkutsk. Pekerja perempuan berusia 28 tahun itu sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum meninggal dunia dengan gejala pneumonia.
