Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. (Khamenei.ir, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, mengeluarkan ancaman keras sebagai respons atas potensi intervensi AS. Ia menegaskan Teheran akan membalas setiap serangan asing dengan kekuatan penuh.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyatakan pemerintahannya tidak akan mundur menghadapi tekanan eksternal maupun internal. Ia menuduh protes tersebut didalangi oleh musuh asing yang ingin mengguncang stabilitas negara.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian turut menuding AS dan Israel sengaja memanaskan situasi. Pezeshkian mengklaim pihak asing memanfaatkan kesulitan ekonomi rakyat untuk agenda mereka.
Ketegangan ini meningkatkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas mengingat kehadiran ribuan tentara AS di Timur Tengah. Dilansir CBS, Iran sebelumnya pernah menyerang pangkalan AS di Irak dan Qatar sebagai balasan atas tindakan militer Washington.
“Jika terjadi serangan terhadap Iran, wilayah pendudukan (Israel) serta semua pusat militer, pangkalan, dan kapal Amerika di kawasan akan menjadi target sah kami,” tegas Qalibaf, dikutip Al Jazeera.