Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin (9/3/2026), mengaku sedang mempersiapkan perjanjian ekonomi dengan Kuba. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan besar Washington kepada Havana.
Dilansir The Tico Times, Trump menyebut pemerintah Kuba ingin segera bernegosiasi dan sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Marco Rubio. Rencana itu termasuk pengangkatan pembatasan kunjungan wisatawan AS ke Kuba.
Beberapa bulan terakhir, Kuba dilanda krisis energi terbesar imbas blokade AS. Negara Karibia itu terpaksa melakukan pemadaman dan merelokasi sejumlah turis imbas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
