Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Trump Tuduh Calon Senat Abdul El-Sayed Anggota Ikhwanul Muslimin
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (x.com/WhiteHouse)
  • Donald Trump menuduh kandidat Senat Demokrat Michigan, Abdul El-Sayed, sebagai anggota Ikhwanul Muslimin dan mempertanyakan kemungkinan perannya di Komite Intelijen Senat AS.
  • Tuduhan mencuat setelah unggahan lama saudari tiri El-Sayed menyebut dugaan keterlibatan ibu mereka serta keluarga dalam Ikhwanul Muslimin di Mesir pada 1970-an.
  • El-Sayed berulang kali membantah memiliki ikatan dengan Ikhwanul Muslimin, menolak tuduhan berbasis unggahan tersebut, sementara tim kampanyenya menyebut serangan itu tidak jujur dan islamofobia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times  -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh Abdul El-Sayed, kandidat Senat dari Partai Demokrat di Michigan, sebagai anggota Ikhwanul Muslimin pada Kamis (15/10/2026). El-Sayed berulang kali membantah tuduhan tersebut.

Tuduhan itu menjadi sorotan setelah unggahan lama saudara tiri El-Sayed, Eman Abdelhadi, mengenai dugaan aktivitas ibu mereka dalam Ikhwanul Muslimin pada 1970-an mencuat dalam pemberitaan.

1. Trump tuduh El-Sayed anggota Ikhwanul Muslimin

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Dalam acara makan siang di Taman Mawar Gedung Putih, Trump menuduh El-Sayed sebagai anggota Ikhwanul Muslimin. Ia juga mempertanyakan kemungkinan El-Sayed duduk di Komite Intelijen Senat AS.

"Dia anggota Ikhwanul Muslimin, 100 persen. Bagaimana kalau dia menjadi anggota Komite Intelijen Senat? Bagaimana menurut kalian? Orang itu 100 persen anggota Ikhwanul Muslimin," ujar Trump sebagaimana dilansir Fox News.

Trump juga menyebut El-Sayed sebagai penipu dan mengatakan bahwa ia ingin mengunjungi Michigan untuk mengungkap sosok yang sedang mencalonkan diri tersebut.

2. Unggahan saudari tiri menyoroti dugaan aktivitas ibu mereka

Sorotan terhadap dugaan hubungan keluarga El-Sayed dengan Ikhwanul Muslimin muncul setelah unggahan saudari tirinya, Abdelhadi, di platform X pada 2012—2013 menjadi perhatian publik. Dalam salah satu unggahan, Abdelhadi menulis telah berbicara dengan ibu mereka, Fatten Elkomy, mengenai keterlibatannya dalam Ikhwanul Muslimin pada awal 1970-an ketika masih kuliah di Universitas Alexandria, Mesir. 

Dalam unggahan lain pada tahun yang sama, Abdelhadi menyatakan bahwa keluarganya telah lama menjadi bagian dari Ikhwanul Muslimin. Akan tetapi, ia menilai kelompok tersebut menjalankan politik dengan buruk dan destruktif.

Pada 2013, Abdelhadi juga menulis doa untuk seluruh keluarganya yang mendukung Ikhwanul Muslimin di Mesir.

3. El-Sayed bantah punya hubungan dengan Ikhwanul Muslimin

Abdul El-Sayed (x.com/AbdulElSayed)

Dalam wawancara dengan NBC Nightly News pada Rabu (14/10/2026), El-Sayed kembali membantah punya hubungan dengan Ikhwanul Muslimin. Saat pembawa acara Tom Llamas menanyakan perihal unggahan saudari tirinya, El-Sayed mengatakan dirinya tidak pernah membicarakan dugaan aktivitas ibunya dalam kelompok tersebut.

"Saya tidak punya ikatan, kami tidak punya ikatan," tutur El-Sayed. Ia juga mempertanyakan mengapa dirinya ditanya soal peristiwa di Mesir pada 1970-an, sedangkan ia lahir pada 1984 dan dibesarkan di Michigan.

El-Sayed menuding Llamas menggunakan "bukti desas-desus dari sebuah cuitan" untuk mempertanyakan keterkaitan keluarganya dengan kelompok tersebut. Ia juga dengan tajam menegaskan bahwa dirinya tidak berbohong.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kristen Welker di acara Meet the Press pada Minggu (11/10), El-Sayed juga telah membantah tuduhan serupa. Ia menuding lawan politiknya dari Partai Republik, Mike Rogers, melontarkan serangan yang bersifat islamofobia terhadap dirinya dan keluarganya.

Juru bicara kampanye El-Sayed turut membantah tuduhan tersebut dan menyebut serangan terhadap keyakinan serta keluarga El-Sayed sebagai upaya tidak jujur untuk mengalihkan perhatian dari agenda Trump yang kini menyengsarakan keluarga-keluarga di Michigan, baik saat mereka mengisi bahan bakar maupun saat berbelanja kebutuhan pokok. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article