Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan (Menhan) Ukraina, Mykhailo Fedorov mengatakan bahwa sebanyak 2 juta warga mangkir dari mobilisasi militer untuk membela dari invasi Rusia. Alhasil, mereka sudah ditetapkan sebagai buronan.
“Hari ini, kami tidak dapat berperang dengan teknologi baru dengan menggunakan struktur organisasi lama. Tujuan kami mengubah sistem yang saat ini justru menambah masalah tentara dan perwira,” tuturnya, dikutip The Kyiv Independent, Kamis (15/1/2026).
Sementara itu, Ukraina berencana memperpanjang kebijakan darurat militer dan mobilisasi hingga 90 hari ke depan. Rencana ini karena belum adanya persetujuan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.
