Jakarta, IDN Times - Uni Eropa (UE) dan Ghana menyetujui kerja sama pertahanan pada Selasa (24/3/2026). Perjanjian ini untuk meningkatkan upaya dalam melawan kekerasan imbas aktivitas kelompok teroris di Ghana.
“Kerja sama ini membuat kami dapat bekerja lebih untuk mengamankan warga sipil, baik di Eropa maupun di Ghana,” tutur Wakil Luar Negeri UE, Kaja Kallas, dikutip dari Africa News.
Ghana terletak di kawasan Sahel yang menjadi pusat aktivitas kelompok jihadis dalam beberapa tahun terakhir. Alhasil, sudah ada sejumlah kasus terorisme dan kekerasan di negara Afrika Barat tersebut.
