Jakarta, IDN Times – Pemerintah Venezuela menghentikan izin operasi enam maskapai asing, yakni Iberia dari Spanyol, TAP dari Portugal, Avianca dari Kolombia, GOL dari Brasil, Turkish Airlines, serta LATAM yang berbasis di Chile dan Brasil.
Otoritas Penerbangan Sipil Venezuela mengumumkan keputusan tersebut pada akhir Rabu (26/11/2025) dan langsung memberlakukannya, setelah menuding para operator itu ikut terlibat dalam aksi terorisme negara yang dianggap dipromosikan Amerika Serikat (AS) serta menangguhkan penerbangan secara sepihak. Langkah itu menciptakan perubahan besar dalam aktivitas transportasi udara menuju Caracas.
Gelombang ketegangan ini bermula dari peringatan keras Badan Penerbangan Federal AS (FAA) pada pekan sebelumnya. FAA menyatakan wilayah udara Venezuela berpotensi menghadirkan bahaya akibat situasi keamanan yang memburuk dan peningkatan aktivitas militer di sekitar negara itu, sehingga enam maskapai langsung menghentikan rute menuju Caracas. Pemerintah Venezuela menyampaikan bahwa FAA tak memiliki legitimasi apa pun untuk mengatur langit mereka.
