Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko penyebaran virus Nipah dari India sangat rendah terkait dua kasus yang dikonfirmasi di Benggala Barat. Pada Jumat (30/1/2026), WHO secara resmi menyatakan tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan atau perdagangan terkait kasus infeksi Nipah tersebut.
Kedua kasus yang ditemukan melibatkan tenaga kesehatan di rumah sakit yang sama di Barasat, North 24 Parganas. Lebih dari 190 kontak yang diidentifikasi telah dites negatif, dan tidak ada kasus tambahan yang terdeteksi hingga saat ini.
