Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Senin (6/4/2026), mengumumkan bahwa badan tersebut menangguhkan evakuasi medis dari Gaza hingga pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan ini diambil setelah seorang pekerja kontraknya tewas akibat serangan Israel.
“WHO sangat terpukul untuk mengonfirmasi bahwa seseorang yang dikontrak untuk memberikan layanan bagi organisasi di Gaza tewas hari ini dalam sebuah insiden keamanan. Setelah insiden tersebut, WHO menangguhkan evakuasi medis pasien dari Gaza melalui Rafah menuju Mesir pada hari ini,” tulis Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, di platform media sosial X.
Badan kesehatan PBB itu tidak memberikan rincian mengenai insiden tersebut, tapi Tedros mengatakan bahwa pihak berwenang terkait tengah melakukan penyelidikan.
“Kami menyerukan perlindungan bagi warga sipil dan pekerja kemanusiaan,” tambahnya, dilansir dari The Straits Times.
