Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Xi Jinping Puji Pakistan saat Jadi Mediator AS-Iran
Sekretaris Jenderal Partai Komunis China, Xi Jinping (Press Service of the President of the Russian Federation / Roman Kubanskiy, This file comes from the website of the President of the Russian Federation and is licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 License, via Wikimedia Commons)
  • Xi Jinping dan Shehbaz Sharif menegaskan kembali kemitraan strategis segala cuaca antara China dan Pakistan, mencakup kerja sama ekonomi, perdagangan, serta keamanan yang semakin diperkuat.
  • Kunjungan Sharif ke Beijing berlangsung di tengah peran Pakistan sebagai mediator konflik AS-Israel-Iran, dengan dukungan diplomatik aktif dari China untuk mendorong perdamaian regional.
  • Kedua negara melanjutkan langkah diplomatik bersama melalui inisiatif lima poin yang menyerukan perundingan damai dan stabilitas jalur energi penting di kawasan Timur Tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Hubungan China dan Pakistan kembali diperlihatkan makin erat saat Presiden Xi Jinping menerima Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif di Beijing pada Senin (25/5/2026). Berdasarkan laporan sejumlah media, Xi memuji relasi kedua negara yang disebutnya tak terpisahkan dalam pertemuan di Aula Besar Rakyat.

Agenda pertemuan tersebut difokuskan pada pendalaman Kemitraan Strategis Segala Cuaca di bidang ekonomi, perdagangan, dan keamanan. Dalam penyambutan resmi kepada Sharif yang disebut sebagai teman lama, Xi juga menegaskan komitmen diplomatik Beijing terhadap Islamabad.

“Tidak peduli bagaimana situasi internasional berubah, China selalu memprioritaskan pengembangan hubungan China dan Pakistan dalam diplomasi tetangganya,” ujar Xi, dikutip Al Jazeera.

1. Shehbaz Sharif menyambut komitmen Beijing

Bendera China (pexels.com/aboodi vesakaran)

Xi turut menyampaikan kesiapan Beijing membangun komunitas China dan Pakistan yang lebih erat dengan masa depan bersama. Selain itu, RRC juga menargetkan hasil yang lebih konkret dari kerja sama segala cuaca antara kedua negara.

Menanggapi pernyataan tersebut, Sharif menggambarkan China dan Pakistan sebagai negara “saudara besi” yang memiliki hubungan tanpa tandingan di dunia.

2. Pakistan membawa agenda perdamaian Timur Tengah

Bendera Pakistan (pexels.com/Talha Riaz)

Dilansir Mehr News Agency, kunjungan Sharif ke Beijing berlangsung saat Islamabad mengambil peran penting sebagai mediator untuk menghentikan perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran. Berdasarkan catatan diplomatik yang dihimpun media, Kepala Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir ikut mendampingi Sharif dalam lawatan tersebut.

Munir disebut menjadi figur utama dalam komunikasi di balik layar antara Washington dan Teheran. Dalam sesi dialog bersama Xi, Sharif juga menyampaikan pandangannya terkait kondisi global yang sedang berlangsung.

“Dunia sedang melewati momen kritis. Hal-hal sedang bergerak ke arah yang benar. Saya ingin berterima kasih atas dukungan China untuk mempromosikan perdamaian,” kata Sharif.

3. China Pakistan menginisiasi langkah diplomatik regional

ilustrasi perang AS-Israel melawan Iran (unsplash.com/Saifee Art)

Bagi Pakistan, dukungan China dinilai penting karena Beijing memiliki hubungan diplomatik serta ekonomi yang dekat dengan Tehran. Dalam pertemuan itu, Xi turut menyampaikan apresiasi atas peran Islamabad dalam upaya mediasi perdamaian di Timur Tengah.

Sebelum kunjungan Sharif berlangsung, kedua negara telah menunjukkan langkah diplomatik bersama melalui pertemuan menteri luar negeri pada Maret lalu. Berdasarkan rilis resmi, China dan Pakistan mengeluarkan inisiatif lima poin di Beijing yang berisi seruan perundingan damai serta pemulihan navigasi normal di Selat Hormuz, jalur logistik penting yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article