Jakarta, IDN Times - Sedikitnya empat warga sipil tewas dalam serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di selatan Yaman, di tengah memanasnya ketegangan politik dan militer antara pemerintah dan kelompok separatis Southern Transitional Council (STC). Serangan tersebut terjadi setelah pemimpin STC, Aidarous al-Zubaidi, dituding gagal memenuhi perintah untuk terbang ke Arab Saudi guna menghadiri pertemuan penting dengan pimpinan pemerintahan Yaman dan koalisi.
Dua sumber medis menyebutkan bahwa serangan yang menghantam Provinsi Al-Dhale itu juga menyebabkan sedikitnya enam orang luka-luka. Koalisi Saudi menyatakan serangan tersebut merupakan langkah pencegahan untuk menggagalkan eskalasi konflik di wilayah selatan Yaman.
Situasi ini menambah kompleksitas konflik Yaman, yang selama ini tidak hanya melibatkan perang melawan kelompok Houthi di utara, tetapi juga rivalitas politik dan militer di wilayah selatan negara itu.
