Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Fakta Ghana, Negara Afrika Pertama yang Merdeka dari Kolonial Eropa
Ghana (commons.wikimedia.org/Amanor kwaku)
  • Ghana, dahulu bernama Pantai Emas, terletak di Afrika Barat dan dikenal dengan kekayaan alam seperti emas, hutan tropis, serta iklim hangat sepanjang tahun.
  • Setelah masa panjang kolonialisasi Inggris, Ghana memproklamasikan kemerdekaannya pada 6 Maret 1957 di bawah kepemimpinan Kwame Nkrumah sebagai negara Afrika pertama yang bebas dari penjajahan Eropa.
  • Ghana memiliki tiga pola pemukiman utama—pesisir, hutan, dan sabana utara—serta Danau Volta yang merupakan danau buatan terbesar di dunia hasil pembangunan Bendungan Akosombo tahun 1965.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ghana atau dulu dikenal sebagai Pantai Emas terletak di Afrika Barat di sebelah Guinea di antara Pantai Gading dan Tongo. Lantaran Ghana dekat dengan garis khatulistiwa sehingga memiliki iklim yang hangat dan tropis. Sementara itu bagian utara Ghana beriklim panas dan kering.

Tiga garis pada bendera Ghana memiliki filosofi yang berbeda-beda. Garis merah di tengah memiliki bintang hitam berujung lima di tengahnya. Warna emas melambangkan kekayaan mineral Ghana. Garis merah melambangkan darah tumpah untuk kemerdekaan. Warna hijau melambangkan hutan hujan tropis.

Negara-negara Afrika sekarang sebagian besar adalah hasil kolonialisasi Eropa. Nah, Ghana ini merupakan pelopor kemerdekaan negara Afrika dari kolonialisasi. Simak lebih lanjut fakta lainnya.

1. Awal kolonialisasi di Ghana

Ghana pada abad 18 (commons.wikimedia.org/Jan Kip)

Pada abad 15, Ghana memanfaatkan sumber dayanya seperti emas, gading dan kayu sebagai komoditi menguntungkan di Afrika Barat. Emas adalah komoditi utama dengan Eropa sebagai konsumen utamanya: Inggris, Belanda dan Portugis. Perdagangan emas ini membuat Ghana kaya dan makmur saat itu.

Hanya berlangsung selama 200 tahun tepatnya pada abad 17, Eropa berubah dari konsumen menjadi musuh dalam selimut. Inggris, Denmark, Swedia dan Belanda melakukan perdagangan budak kepada penduduk Afrika Barat termasuk Ghana setelah mereka menetap di Afrika.

Pada abad 19, Inggris merilis Undang-Undang Perdagangan Budak yang melarang warga negara Inggris untuk memperdagangkan budak di seluruh wilayah kolonial Inggris Raya.

Strategi Inggris menjadikan Ghana sebagai bagian dari koloninya berhasil setelah perbudakan menjadi ilegal di Ghana. Di saat yang sama, Ghana resmi menjadi koloni mahkota Inggris dan berganti nama menjadi Pantai Emas.

2. Ghana adalah negara Afrika pertama yang mereka dari kolonial

Potret perayaan Hari Kemerdekaan Ghana (commons.wikimedia.org/Kwameghana(Bright Kwame Ayisi))

Pada abad 19, sekelompok masyarakat Ghana mulai berani memberontak dari Inggris sebagai tanda awal Ghana akan merdeka dengan terbentuknya Koloni Partai Emas dan Masyarakat Perlindungan Hak-Hak Pribumi.

Setelah Perang Dunia II, sentimen nasionalis semakin meningkat dipicu oleh kesulitan ekonomi dan kesadaran seruan untuk kemerdekaan seluruh tanah Afrika.

Koloni Partai Emas dipimpin oleh Kwame Nkrumah memenangkan pemilu pada awal 1950an membuka jalan bagi kemerdekaan Ghana. Setelah Perang Dunia II, Inggris saat itu sedang mengalami kesulitan ekonomi dan terpaksa menyetujui kemerdekaan Ghana.

Dilansir laman africanadventures, pada 6 Maret 1957, Ghana menjadi negara Afrika pertama yang merdeka dari koloni barat di bawah Presiden Kwame Nkrumah. Semangat melawan kolonialisasi Eropa ini, membuat 30 negara Afrika mengikuti jejak Ghana untuk menyatakan kemerdekaan dan itu berhasil pada dekade berikutnya.

3. Tiga pola besar pemukiman Ghana

Ghana (commons.wikimedia.org/Tripixellians)

Ghana memiliki tiga pola besar pemukiman berdasarkan letak geografisnya: pesisir, hutan dan sabana utara. Zona pesisir adalah rumah bagi banyak nelayan dan petani skala kecil. Rakyat di zona pesisir lah yang pertama menyambut kedatangan Eropa.

Di wilayah hutan dihuni oleh sebagaian besar suku Akan dan Ewe. Sumber daya alam seperti kayu, kakao dan sejumlah tanaman komersial berasal dari hutan Ghana.

Di Sabana utara ditempati oleh kelompok etnis terbesar seperti Dagomba dan Guang. Savana utara adalah wilayah dengan lingkungan keras karena curah hujannya yang rendah.

4. Volta, danau buatan manusia terbesar di dunia berada di Ghana

Danau Volta di Ghana (commons.wikimedia.org/Bakudie)

Volta adalah danau buatan manusia terletak di Ghana dengan luas sekitar 8.492 km persegi diklaim sebagai danau buatan terbesar di dunia. Volta diciptakan oleh bendungan Akosombo yang selesai dibangun pada 1965.

Danau Volta dimanfaatkan oleh masyarakat Ghana untuk memancing dan naik perahu. Ternyata danau Volta dan bendungan Akosombo memainkan peran penting dalam pengelolaan pengendalian banjir. Akosombo menyimpan air hujan yang nantinya ditumpahkan ke Danau Volta. Jadi air tidak meluap ke mana-mana.

Ghana artinya 'raja pejuang' dalam bahasa Soninke dan merupakan gelar bagi para penguasa Kekaisaran Ghana. Jadi awalnya Ghana sudah dari awal bernama Ghana sebelum dijajah Inggris. Itulah sederet fakta Ghana yang keren banget.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article