Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Fakta Taman Nasional Lençóis Maranhenses, Situs Warisan Dunia UNESCO

7 Fakta Taman Nasional Lençóis Maranhenses, Situs Warisan Dunia UNESCO
Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil. (pexels.com/Renato Nascimento)
Intinya Sih
  • Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil memiliki lanskap unik berupa bukit pasir putih dan ribuan laguna air tawar yang terbentuk dari kombinasi hujan, angin, serta aliran sungai pesisir.
  • Wilayah seluas 155.000 hektare ini bukan gurun sejati karena menerima curah hujan tinggi hingga 1.200 milimeter per tahun, menciptakan fenomena laguna musiman yang muncul antara Januari hingga September.
  • Pada Juli 2024, UNESCO menetapkan taman nasional ini sebagai Situs Warisan Dunia berkat keindahan alamnya dan keberagaman hayati yang melindungi spesies langka seperti burung ibis merah dan berang-berang neotropis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Taman Nasional Lençóis Maranhenses adalah salah satu keajaiban alam paling surealis di dunia. Letaknya di pantai timur laut Brasil, tepatnya di negara bagian Maranhão. Dari kejauhan, pemandangannya memang terlihat seperti gurun pasir tanpa ujung, tapi begitu mendekat, kamu akan takjub melihat kontrasnya air tawar segar yang terjebak di antara hamparan pasir putih yang bersih.

Lantas, bagaimana mungkin sebuah tempat yang mirip gurun bisa punya ribuan kolam air tawar yang indah di dalamnya? Yuk, kita bedah bersama fakta-fakta menarik di balik pesona ajaib Lençóis Maranhenses dalam artikel ini!

1. Namanya berarti "sprei dari maranhão"

Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil.
Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil. (commons.wikimedia.org/Julius Dadalti)

Taman Nasional Lençóis Maranhenses ini pertama kali didirikan pada tanggal 2 Juni 1981. Pemerintah setempat membangun kawasan ini demi melindungi keindahan alamnya berupa perpaduan bukit pasir, laguna, dan oasis. Tempat ini sengaja dijaga dengan sangat ketat agar lanskap menakjubkannya yang langka tidak rusak oleh tangan manusia.

Di balik keindahannya, nama tempat ini ternyata memiliki arti yang sangat unik yaitu "Sprei dari Maranhão". Dalam bahasa Portugis, kata Lençóis sendiri memang memiliki arti sebagai sprei atau selimut penutup tempat tidur. Nama menggelitik ini diberikan karena jika dilihat dari atas pesawat, gundukan pasir putih yang bergelombang di sepanjang pantai tersebut terlihat mirip sekali seperti sprei putih raksasa yang sedang dihamparkan.

2. Berada di sepanjang garis pantai samudra atlantik

Citra satelit Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil.
Citra satelit Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil. (commons.wikimedia.org/European Union, Copernicus Sentinel-2 imagery/The dunes and lagoons of Lençóis Maranhenses National Park, Brazil)

Taman Nasional Lençóis Maranhenses adalah kawasan alam menakjubkan seluas 155.000 hektare. Tempat ini berada langsung di sepanjang garis pantai Samudra Atlantik yang membentang sejauh 70 kilometer. Sebagian besar wilayah ini dipenuhi oleh hamparan bukit pasir pantai yang terbentuk sejak zaman purba.

Jika melihat batas-batasnya di bagian pedalaman, taman nasional ini dikelilingi oleh Sungai Parnaíba dan Cekungan São José. Selain itu, ada beberapa aliran sungai lain yang ikut membatasinya seperti Sungai Itapecuru, Munim, dan Periá. Semua bentang alam ini bersatu menciptakan pemandangan bukit pasir bergelombang yang tiada duanya.

3. Bukan gurun yang sebenarnya

Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil.
Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil. (commons.wikimedia.org/Ceiencarelli)

Meskipun sekilas sangat mirip dengan gurun, wilayah ini secara ilmiah sebenarnya sama sekali bukan gurun. Faktanya, tempat ini menerima curah hujan yang sangat melimpah hingga sekitar 1.200 milimeter setiap tahunnya. Jumlah ini jauh melampaui batasan resmi sebuah gurun asli yang biasanya hanya menerima hujan kurang dari 250 milimeter per tahun.

Menariknya lagi, sekitar 70% dari seluruh curah hujan tahunan tersebut tumpah ruah antara bulan Januari hingga Mei saja. Wilayah ini sendiri memiliki iklim semi-lembap dengan musim hujan yang membawa pasokan air dalam jumlah yang luar biasa besar. Limpahan air hujan inilah yang nantinya menggenang dan membentuk ribuan kolam atau laguna cantik di sela-sela gundukan pasirnya.

4. Terbentuk oleh kombinasi pasir, air hujan, dan angin

Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil.
Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil. (commons.wikimedia.org/Paulo Cattelan)

Pemandangan ajaib Lençóis Maranhenses di Brasil ini terbentuk dari kombinasi antara hamparan pasir putih yang sangat luas dan air hujan. Pasir halus tersebut awalnya dibawa dari pedalaman oleh aliran Sungai Parnaíba dan Sungai Preguiças menuju area pesisir. Setelah itu, tiupan angin kencang mendorong pasir kembali ke daratan hingga sejauh 50 kilometer dan membentuk deretan bukit pasir setinggi 40 meter.

Saat musim hujan tiba, air hujan yang lebat langsung mengisi sela-sela gundukan pasir hingga menjadi laguna air tawar raksasa yang super cantik. Kolam-kolam alami ini memiliki air yang cenderung hangat dengan suhu sekitar 27 hingga 32 derajat Celcius. Namun, begitu musim kemarau datang kembali, air di dalam laguna akan menguap dengan sangat cepat dan menyusut hingga 1 meter setiap bulannya.

5. Ada fenomena laguna musiman yang unik

Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil.
Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil. (pexels.com/Leo Castro)

Laguna-laguna indah yang ada di Taman Nasional Lençóis Maranhenses ini sifatnya tidak permanen alias musiman saja. Kolam-kolam alami yang cantik ini akan terbentuk setiap tahun secara bertahap selama musim hujan berlangsung antara bulan Januari hingga Juni. Jika kamu tertarik berkunjung, waktu paling pas untuk melihat laguna dalam kondisi penuh dan super jernih adalah dari bulan Mei sampai September.

Siklus keajaiban alam ini dimulai saat hujan deras mengisi lembah di antara bukit pasir sejak awal tahun hingga bulan Juni. Memasuki bulan Juli sampai September, air kolam akan mencapai tingkat tertinggi dan suhunya terasa hangat sehingga sangat ideal untuk berenang. Sayangnya, begitu masuk bulan Oktober hingga Desember, curah hujan akan berhenti total dan air laguna bakal menguap karena panas hingga mengering sepenuhnya.

6. Ada kehidupan misterius di dalam air

Ikan Serigala (Hoplias malabaricus), spesies predator air tawar yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini juga dapat ditemukan di Taman Nasional Lençóis Maranhenses, Brasil.
Ikan Serigala (Hoplias malabaricus), spesies predator air tawar yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini juga dapat ditemukan di Taman Nasional Lençóis Maranhenses, Brasil. (commons.wikimedia.org/Vassil)

Ajaibnya, meskipun laguna-laguna indah di tempat ini selalu mengering setiap tahun, kehidupan di dalam air akan langsung muncul kembali begitu musim hujan tiba. Kolam-kolam alami di taman nasional ini ternyata saling terhubung satu sama lain dan tersambung langsung dengan aliran sungai di sekitarnya. Hal inilah yang menjadi jalan pintas bagi berbagai jenis ikan dari sungai untuk berenang masuk dan meramaikan laguna musiman tersebut.

Selain ikan yang datang dari sungai, ada juga jenis ikan lokal seperti ikan serigala (Hoplias malabaricus). Saat musim kemarau datang dan air menyusut, ikan ini akan menggali dan bersembunyi di dalam lapisan lumpur bawah pasir yang masih lembap. Di samping wilayah bukit pasirnya yang sangat luas, kawasan lindung ini ternyata juga memiliki ekosistem alam lain berupa hutan mangrove dan area vegetasi pantai.

7. Dinobatkan sebagai situs warisan dunia unesco

Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil.
Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brasil. (pexels.com/Leo Castro)

Tepat pada Juli 2024 yang lalu, Taman Nasional Lençóis Maranhenses resmi dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO karena keindahan alamnya yang luar biasa. Selain pemandangannya yang indah, taman nasional ini juga menjadi rumah bagi ratusan spesies tanaman dan hewan, termasuk burung ibis merah dan berang-berang neotropis. Hebatnya lagi, tempat ini menjadi lokasi perlindungan penting bagi empat spesies langka yang saat ini sudah terancam punah di Brasil.

Untuk menjaga kelestarian lingkungan dan alamnya yang berharga, mobil biasa atau kendaraan pribadi dilarang keras masuk ke area taman. Semua pengunjung yang datang wajib menaiki mobil komersial khusus yang memang didesain untuk melewati jalur pasir. Petualangan seru ini juga harus ditemani oleh pemandu lokal berizin resmi yang biasanya bersiap menyambut kamu dari kota Barreirinhas.

Taman Nasional Lençóis Maranhenses adalah bukti nyata betapa cantiknya alam kita saat pasir putih bersih dan air jernih berpadu dengan sempurna. Keindahan yang begitu magis dan surealis ini membuat tempat ini layak disebut sebagai salah satu pemandangan paling mengagumkan yang ada di bumi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More