Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Buffy Fish Owl, Burung Hantu Unik yang Jago Menangkap Ikan
burung ketupa ketupu (commons.wikimedia.org/Andy Reago & Chrissy McClarren)
  • Buffy Fish-Owl adalah burung hantu Asia Tenggara yang ahli menangkap ikan dan hewan air, menunjukkan adaptasi unik terhadap lingkungan perairan.
  • Memiliki tubuh besar dengan mata kuning mencolok, burung ini aktif berburu di malam hari menggunakan penglihatan dan pendengaran tajam.
  • Hidup di sekitar sungai, rawa, dan mangrove, persebarannya luas di Asia Tenggara namun bergantung pada kelestarian habitat alami.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di dunia burung hantu, kebanyakan spesies dikenal sebagai pemburu tikus atau hewan kecil di daratan. Namun, ada satu spesies yang memiliki kebiasaan berbeda dan cukup unik dibandingkan kerabatnya. Burung tersebut adalah Ketupa ketupu, yang dikenal sebagai pemburu di wilayah perairan.

Buffy Fish-Owl merupakan salah satu burung hantu yang hidup di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dengan penampilan khas dan perilaku berburu yang tidak biasa, burung ini menjadi salah satu predator menarik di ekosistem rawa dan sungai. Yuk, kita simak 5 fakta menarik burung hantu yang jago menangkap ikan ini!

1. Ahli menangkap ikan di alam liar

burung ketupa ketupu (inaturalist.org/Ikbal H. Babu)

Buffy Fish-Owl memiliki kemampuan berburu yang berbeda dari kebanyakan burung hantu lainnya. Mengutip The Owl Pages, mereka sering memangsa ikan, katak, dan hewan air lain yang hidup di sekitar sungai atau rawa. Kemampuan ini menjadikannya salah satu sedikit burung hantu yang beradaptasi dengan lingkungan perairan.

Untuk menangkap mangsa, burung ini biasanya bertengger di dahan rendah dekat air lalu menyergap dengan cepat. Cakar yang kuat memudahkannya mencengkeram ikan dari permukaan air. Teknik berburu ini menunjukkan adaptasi yang sangat spesifik terhadap habitatnya.

2. Memiliki ukuran tubuh yang besar

burung ketupa ketupu (inaturalist.org/Pavel Shukov)

Buffy Fish-Owl termasuk burung hantu berukuran besar dengan tubuh yang kokoh. Britannica menyebutkan bahwa panjang tubuhnya bisa mencapai sekitar 40-48 cm dengan rentang sayap yang cukup lebar. Ukuran ini membuatnya menjadi predator yang cukup dominan di habitatnya.

Selain itu, burung ini memiliki mata besar berwarna kuning yang sangat mencolok. Matanya membantu melihat dengan baik dalam kondisi minim cahaya saat berburu di malam hari. Penampilan ini juga membuatnya tampak garang dan misterius.

3. Hidup di sekitar perairan

burung ketupa ketupu (inaturalist.org/Rob Jansen)

Habitat utama Buffy Fish-Owl adalah daerah yang dekat dengan air seperti sungai, rawa, dan hutan mangrove. Dilansir IUCN Red List, lingkungan ini menyediakan sumber makanan yang melimpah bagi mereka. Karena itu, keberadaan air menjadi faktor penting dalam kelangsungan hidupnya.

Burung ini biasanya bertengger di pepohonan yang tumbuh di tepi perairan. Dari sana, mereka mengawasi pergerakan mangsa sebelum menyerang. Habitat yang spesifik ini membuatnya sangat bergantung pada ekosistem perairan yang sehat.

4. Aktif di malam hari

burung ketupa ketupu (inaturalist.org/Ikbal H. Babu)

Seperti kebanyakan burung hantu, Buffy Fish-Owl merupakan hewan nokturnal. Mereka aktif berburu saat malam hari ketika suasana lebih tenang dan gelap. Kondisi ini memberi keuntungan karena banyak mangsa juga aktif pada waktu tersebut.

Dilansir National Geographic, kemampuan penglihatan dan pendengaran yang tajam membantu mereka mendeteksi mangsa dengan mudah. Bahkan dalam kegelapan, mereka tetap mampu berburu dengan efektif. Adaptasi ini menjadikannya predator malam yang sangat efisien.

5. Persebaran luas di Asia Tenggara

burung ketupa ketupu (inaturalist.org/SAVE Thitiphon)

Buffy Fish-Owl memiliki persebaran yang cukup luas di kawasan Asia Tenggara. Spesies ini dapat ditemukan di Indonesia, Malaysia, Thailand, hingga Filipina. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptasinya terhadap berbagai kondisi lingkungan tropis.

Meski demikian, keberadaan mereka tetap bergantung pada kelestarian habitat alami. Kerusakan hutan dan pencemaran air dapat mengancam populasi mereka. Oleh karena itu, pelestarian lingkungan menjadi hal penting bagi kelangsungan spesies ini.

Buffy Fish-Owl adalah contoh menarik bagaimana makhluk hidup beradaptasi dengan lingkungannya secara unik. Kemampuannya berburu di air, kebiasaan nokturnal, serta habitat khusus menjadikannya berbeda dari burung hantu lain. Dengan memahami dan menjaga habitatnya, kita turut berperan dalam melestarikan salah satu predator unik dari alam Asia Tenggara ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team