Tiwanaku, sebuah kompleks kota kuno di dekat Danau Titicaca, Bolivia, menyimpan sisa-sisa peradaban maju pra-Inca yang berjaya selama berabad-abad. Salah satu struktur utamanya adalah Kalasasaya, sebuah halaman kuil terbuka yang dibangun menggunakan batu-batu monolitik berukuran besar. Berdiri di dataran tinggi Andes, kompleks ini dikenal berkat kemegahan arsitekturnya serta tata letak yang diduga berkaitan dengan pengamatan astronomi.
Diakui sebagai bagian dari situs warisan dunia UNESCO, Kalasasaya menjadi salah satu peninggalan penting untuk memahami kemampuan teknik dan pengetahuan masyarakat Tiwanaku. Presisi pemotongan batu, orientasi bangunan, serta berbagai elemen seremonial di dalamnya mencerminkan proses perencanaan yang matang. Hingga kini, penelitian arkeologi masih terus dilakukan untuk mengungkap bentuk asli bangunan sekaligus menelusuri fungsi setiap bagiannya. Penasaran? Yuk, simak fakta lengkapnya di bawah ini.
