5 Fakta Kastil Chapultepec, Kastil dengan Jejak Revolusi Meksiko

- Bukit Chapultepec telah penting sejak era Aztek sebagai lokasi ritual, sumber air bagi Tenochtitlán, dan titik strategis untuk mengawasi wilayah sekitar.
- Kastil Chapultepec mulai dibangun Spanyol pada 1785, kemudian menjadi Akademi Militer Nasional dan lokasi Pertempuran Chapultepec 1847 yang menewaskan enam taruna Niños Héroes.
- Kastil ini pernah menjadi kediaman Kaisar Maximilian dan Carlota, lalu ditempati sejumlah presiden, termasuk selama Revolusi Meksiko, setelah menjalani berbagai perubahan fungsi pemerintahan.
Kastil Chapultepec berada di atas Bukit Chapultepec, Kota Meksiko. Sebelum kastil dibangun, kawasan ini sudah memiliki peran penting bagi masyarakat Mexica atau Aztek, terutama karena mata airnya memasok kebutuhan air Tenochtitlán. Pembangunan kastil baru dimulai pada 1785 ketika wilayah tersebut masih berada di bawah pemerintahan Spanyol.
Bangunan ini kemudian mengalami berbagai perubahan fungsi dan melewati sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Meksiko. Kastil Chapultepec pernah digunakan sebagai akademi militer, kediaman Kaisar Maximilian dan Permaisuri Carlota, hingga tempat tinggal sejumlah presiden selama Revolusi Meksiko. Yuk, simak lima fakta tentang Kastil Chapultepec berikut ini!
1. Bukit Chapultepec menjadi tempat penting bagi Suku Aztek

Relief Moctezuma II yang dipahat pada batu di Bukit Chapultepec, Meksiko (commons.wikimedia.org/Omar David Sandoval Sida) Bukit Chapultepec telah digunakan oleh Suku Aztek sebelum pembangunan kastil. Dilansir laman Chapultepec Castle Tours, nama Chapultepec berasal dari bahasa Nahuatl, yaitu chapulin yang berarti belalang dan tepetl yang berarti bukit. Kawasan ini digunakan sebagai tempat beristirahat dan menjalankan kegiatan ritual oleh para penguasa Aztek sejak abad ke-14. Moctezuma II juga dikaitkan dengan relief wajah yang dipahat pada dinding batu bukit.
Chapultepec memiliki mata air yang dialirkan menuju Tenochtitlán melalui akuaduk. Sumber air tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di ibu kota Aztek. Posisi bukit yang lebih tinggi juga membuat kawasan ini memiliki fungsi strategis untuk mengawasi wilayah di sekitarnya. Karena itu, Chapultepec sudah dianggap penting jauh sebelum Kastil Chapultepec berdiri.
2. Pembangunan kastil dimulai pada 1785

Kastil Chapultepec terlihat dari kawasan Chapultepec dalam lukisan Casimiro Castro tahun 1850 (commons.wikimedia.org/Casimiro Castro) Pembangunan Kastil Chapultepec berlangsung setelah wilayah Aztek dikuasai Spanyol pada 1521. Dilansir laman Mexico City Official Travel Guide, proyek pembangunan dimulai pada 1785 atas perintah Gubernur Jenderal Spanyol Bernardo de Galvez. Bangunan tersebut dirancang sebagai tempat peristirahatan musim panas bagi gubernur dan dibangun di atas Bukit Chapultepec.
Pembangunan terhenti setelah Galvez meninggal pada 1786. Bangunan yang belum selesai kemudian berpindah pengelolaan hingga Pemerintah Kota Meksiko mengambil alih kepemilikannya pada 1806. Pada 1841, bangunan tersebut mulai digunakan sebagai Akademi Militer Nasional.
3. Enam taruna tewas dalam Pertempuran Chapultepec

Mural di Kastil Chapultepec yang menggambarkan Juan Escutia membawa bendera Meksiko saat Pertempuran Chapultepec (commons.wikimedia.org/Lars Plougmann) Kastil Chapultepec menjadi lokasi pertempuran ketika pasukan Amerika Serikat menyerang Meksiko pada September 1847. Dilansir laman Britannica, pasukan di bawah Jenderal Winfield Scott menyerang Bukit Chapultepec menggunakan artileri sebelum bergerak menuju benteng. Sekitar 5.000 prajurit Meksiko bersama para taruna akademi ikut mempertahankan kawasan tersebut.
Enam taruna yang kemudian dikenal sebagai Niños Héroes tewas dalam pertempuran. Salah satunya adalah Juan Escutia yang dalam narasi sejarah Meksiko disebut mengambil bendera negara dan melompat dari dinding kastil untuk mencegahnya jatuh ke tangan pasukan Amerika Serikat. Peristiwa 1847 tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam sejarah Kastil Chapultepec.
4. Menjadi kediaman Kaisar Maximilian dan Carlota

Kastil Chapultepec, Meksiko (commons.wikimedia.org/José Luiz) Fungsi Kastil Chapultepec berubah setelah Maximilian dari Austria menjadi Kaisar Meksiko pada 1864. Merujuk kembali pada laman Chapultepec Castle Tours, Maximilian dan istrinya, Carlota, memilih bangunan tersebut sebagai kediaman mereka. Renovasi kemudian dilakukan dengan menambahkan sejumlah unsur arsitektur Eropa pada bagian dalam dan luar kastil.
Interior Alcázar dihias dengan berbagai unsur bergaya Eropa, termasuk karya seniman Prancis dan kaca patri dari Belgia. Maximilian juga memerintahkan pembangunan jalan yang menghubungkan kawasan kastil dengan pusat Kota Meksiko. Jalan tersebut kemudian dikenal sebagai Paseo de la Reforma. Setelah Kekaisaran Meksiko berakhir pada 1867, kastil kembali digunakan untuk berbagai kepentingan pemerintahan.
5. Menjadi kediaman presiden selama Revolusi Meksiko

Kastil Chapultepec, Meksiko (commons.wikimedia.org/José Luiz) Ketika Revolusi Meksiko berlangsung, Kastil Chapultepec kembali digunakan sebagai kediaman resmi presiden. Dilansir laman ThoughtCo, Francisco I. Madero, Venustiano Carranza, dan Álvaro Obregón pernah menempati kastil tersebut selama periode Revolusi Meksiko. Sebelumnya, Porfirio Díaz juga menggunakan Kastil Chapultepec sebagai kediaman resminya sejak berkuasa pada 1876 hingga mengundurkan diri pada 1911.
Penggunaan kastil sebagai kediaman presiden terus berlangsung setelah fase utama Revolusi berakhir. Presiden Plutarco Elías Calles dan Abelardo Rodríguez juga pernah tinggal di sana. Sejumlah benda yang berkaitan dengan masa pemerintahan Porfirio Díaz masih tersimpan di dalam kastil, termasuk tempat tidur dan meja yang digunakannya untuk menandatangani pengunduran diri sebagai presiden pada 1911.
Kastil Chapultepec melewati berbagai periode penting dalam sejarah Meksiko, mulai dari masa pemerintahan Spanyol, pendudukan militer, Kekaisaran Meksiko, hingga Revolusi Meksiko. Berbagai perubahan fungsi tersebut membuat bangunan di atas Bukit Chapultepec ini memiliki kaitan dengan sejumlah tokoh dan peristiwa penting dalam sejarah negara tersebut.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















