Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Kota Tarquinia, Kota Kuno yang Menjadi Jantung Peradaban Etruria

5 Fakta Kota Tarquinia, Kota Kuno yang Menjadi Jantung Peradaban Etruria
Kota Tarquinia, Italia (commons.wikimedia.org/AlexanderVanLoon)
Intinya Sih
  • Tarquinia pernah menjadi pusat politik dan budaya utama bangsa Etruria, berperan penting dalam konfederasi Liga Etruria sebelum akhirnya menjadi koloni Romawi pada abad ke-2 SM.
  • Situs Nekropolis Monterozzi menyimpan makam bawah tanah dengan lukisan dinding dan artefak kuno yang menggambarkan kehidupan serta kepercayaan masyarakat Etruria ribuan tahun lalu.
  • Setelah masa Etruria, Tarquinia berkembang sebagai pusat perdagangan gandum besar dan kini dikenal lewat menara batu abad pertengahan yang mencerminkan sejarah konflik serta kejayaannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jauh sebelum Romawi berkembang menjadi kekuatan besar di Semenanjung Italia, Tarquinia telah menjadi salah satu kota penting dalam peradaban Etruria. Bangsa kuno ini meninggalkan jejak sejarah yang kuat di berbagai wilayah Italia tengah dan berperan besar dalam perkembangan budaya di kawasan tersebut. Di antara kota-kota peninggalannya, Tarquinia dikenal sebagai salah satu pusat utama politik, budaya, dan keagamaan bangsa Etruria pada masa kejayaannya.

Hingga kini, Tarquinia masih menyimpan banyak warisan bersejarah yang menjadi jejak kehidupan masyarakat Etruria pada masa lampau. Mulai dari kompleks makam kuno yang dihiasi lukisan dinding hingga berbagai peninggalan arkeologis yang berusia ribuan tahun, kota ini menyajikan gambaran menarik tentang masa kejayaan peradaban tersebut. Yuk, simak lima fakta menarik tentang Tarquinia, kota kuno yang pernah menjadi jantung peradaban Etruria!

1. Memiliki sejarah sebagai pusat kekuatan politik konfederasi bangsa Etruria

Kota Tarquinia, Italia
Kota Tarquinia, Italia (commons.wikimedia.org/alfone45)

Tarquinia memegang predikat yang sangat istimewa dalam linimasa sejarah kuno di kawasan Italia Tengah karena peran strategisnya di masa lalu. Dilansir laman Britannica, kota kuno ini awalnya berkembang dari pemukiman bernama Tarchuna yang menjadi salah satu kota utama dalam konfederasi Liga Etruria untuk membendung ekspansi Roma. Lokasinya yang strategis di atas bukit mempermudah kendali atas jalur mobilisasi militer sekaligus membuka akses langsung menuju perdagangan maritim internasional melalui Laut Tirenia.

Pengaruh politik wilayah ini sangat dominan terhadap dinamika kekuasaan regional, bahkan sempat melahirkan dinasti raja-raja Etruria yang memimpin Roma pada masa awal pembentukan peradaban tersebut. Ketegangan geopolitik yang tinggi memicu serangkaian peperangan besar melawan kekuatan Romawi yang berlangsung selama berabad-abad sejak tahun 394 Sebelum Masehi. Setelah mengalami serangkaian kekalahan, wilayah ini akhirnya resmi dilebur menjadi wilayah koloni Romawi pada tahun 181 Sebelum Masehi dan mendapatkan hak kewarganegaraan penuh beberapa dekade setelahnya.

2. Menggantungkan pelestarian warisan budaya pada kompleks pemakaman Monterozzi

Pemakaman Monterozzi, Kota Tarquinia, Italia
Pemakaman Monterozzi, Kota Tarquinia, Italia (commons.wikimedia.org/Jean-Pierre Dalbéra)

Jejak peradaban Etruria yang pernah berkembang di Tarquinia kini masih dapat ditemukan di kawasan perbukitan yang mengelilingi situs kota kuno. Masih dari laman Britannica, kompleks pemakaman kuno bernama Nekropolis Monterozzi menjadi bukti arkeologis paling autentik yang memuat peninggalan budaya paling penting di seluruh wilayah Italia kuno. Area penguburan ini sebagian besar terdiri dari makam kamar yang dipahat langsung pada dinding-dinding tebing batu kapur bawah tanah yang dibangun sejak abad ke-6 hingga ke-4 Sebelum Masehi.

Kondisi makam yang terlindung di bawah lapisan batuan tebal membantu menjaga berbagai artefak kuno tetap bertahan hingga sekarang. Dari situs ini, para arkeolog menemukan beragam peninggalan bersejarah, mulai dari pahatan dinding, perhiasan logam, hingga sisa-sisa bangunan suci Ara della Regina yang terkenal dengan relief sepasang kuda bersayap dari tanah liat. Berbagai temuan tersebut memberikan informasi penting bagi para sejarawan dalam mempelajari kehidupan dan sistem kepercayaan masyarakat Etruria sebelum masa Romawi.

3. Mempertahankan keindahan lukisan dinding kuno berumur ribuan tahun

Lukisan dinding berwarna atau polychrome frescoes, Kota Tarquinia, Italia
Lukisan dinding berwarna atau polychrome frescoes, Kota Tarquinia, Italia (commons.wikimedia.org/Sailko)

Di dalam ruangan-ruangan makam bawah tanah yang berada di kompleks Monterozzi tersebut, para arkeolog menemukan mahakarya seni rupa yang memiliki nilai historis tinggi. Dilansir laman Tarquinia Turismo, situs pemakaman ini menjadi sangat populer di dunia internasional karena menyimpan rangkaian lukisan dinding berwarna (polychrome frescoes) yang menceritakan gaya hidup masyarakat kuno secara detail. Salah satu contoh paling ikonik yang ditemukan adalah Makam Kuda Berburu dan Memancing yang dibuat sekitar tahun 520 Sebelum Masehi.

Gaya lukisan dinding di dalam nekropolis ini menampilkan visualisasi yang sangat hidup mengenai upacara adat, pertunjukan tari, adegan perjamuan makan mewah, hingga aktivitas berburu satwa di alam liar. Ekspresi seni visual yang dinamis ini merefleksikan cara pandang masyarakat Etruria yang menganggap kematian bukan akhir dari segalanya, melainkan fase transisi menuju kehidupan baru yang penuh kegembiraan.

4. Melakukan mobilisasi perdagangan gandum berskala besar menuju wilayah Roma

Sungai Marta, Kota Tarquinia, Italia
Sungai Marta, Kota Tarquinia, Italia (commons.wikimedia.org/LigaDue)

Setelah masa kejayaan Etruria berakhir, Tarquinia terus berkembang dan memasuki babak baru sebagai pusat perdagangan penting pada abad pertengahan. Masih dari laman Tarquinia Turismo, setelah situs kota kuno lama ditinggalkan akibat invasi bangsa Lombard dan Saracen, aktivitas masyarakat bergeser ke area dataran yang lebih rendah yang dikenal dengan nama Corneto. Pemukiman baru ini mengalami lonjakan ekonomi yang sangat signifikan berkat jalinan kontrak dagang maritim eksklusif bersama kota-kota pelabuhan besar seperti Pisa, Genoa, dan Venesia.

Letak geografisnya yang dilintasi oleh jalur aliran Sungai Marta yang dapat dilayari kapal dagang mempermudah mobilisasi pengiriman hasil bumi dari kawasan pedalaman menuju wilayah pesisir. Corneto berkembang menjadi salah satu produsen komoditas pertanian utama yang menyokong kebutuhan pasokan pangan di kawasan Italia Tengah. Karena kemampuannya menghasilkan gandum berkualitas tinggi dalam jumlah masif untuk dikirim ke pasar Roma, kota ini secara resmi mendapatkan julukan kehormatan sebagai horreum urbis atau gudang lumbung pangan utama bagi ibu kota.

5. Memiliki catatan arsitektur menara batu yang melintasi sisa konflik geopolitik

Gereja Santa Maria in Castello, Kota Tarquinia, Italia
Gereja Santa Maria in Castello, Kota Tarquinia, Italia (commons.wikimedia.org/Termauri)

Kejayaan ekonomi sebagai lumbung gandum utama tersebut memicu persaingan kekuasaan yang ketat, yang pada gilirannya mengubah bentuk arsitektur kota. Dilansir laman My Kind of Italy, tata ruang Kota Tarquinia modern masih ditandai oleh keberadaan puluhan menara batu abad pertengahan yang tersebar di berbagai bagian kota. Bangunan menara yang menjulang tinggi ini awalnya didirikan oleh keluarga bangsawan kaya sebagai simbol prestise sosial sekaligus berfungsi praktis sebagai pos pengawas militer untuk memantau situasi keamanan di wilayah dataran rendah.

Pertahanan kota ini sempat diuji secara berkala ketika wilayah tersebut terjebak di tengah pusaran konflik bersenjata antara faksi kepausan melawan Kekaisaran Romawi Suci. Meskipun sempat mengalami kemunduran drastis akibat hantaman wabah penyakit menular yang menewaskan dua pertiga populasi penduduk pada akhir masa Renaisans, sisa-sisa bangunan benteng kuno ini tetap dipertahankan dengan baik. Keberadaan menara-menara abad pertengahan yang berdampingan dengan Gereja Santa Maria in Castello menjadi salah satu ciri khas kawasan bersejarah Tarquinia.

Tarquinia memiliki berbagai peninggalan bersejarah yang berasal dari periode Etruria hingga abad pertengahan. Kompleks makam kuno, lukisan dinding berusia ribuan tahun, serta bangunan bersejarah yang masih bertahan hingga kini menjadi bagian penting dari kekayaan budaya kota ini. Keberadaan warisan tersebut membuat Tarquinia tetap dikenal sebagai salah satu pusat peninggalan Etruria yang paling penting di Italia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More