Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menarik Elang Rawa Kelabu, Punya Teritori yang Luas

4 min read
5 Fakta Menarik Elang Rawa Kelabu, Punya Teritori yang Luas
elang rawa kelabu (commons.wikimedia.org/Imran Shah)
  • Elang rawa kelabu menunjukkan dimorfisme seksual: jantan berbobot 290–400 gram, lebih kecil dari betina 390–700 gram, dengan panjang hingga 52 sentimeter dan bentang sayap 1,2 meter.
  • Teritorinya dapat mencapai 150 km²; burung ini berburu dengan melayang, lalu menukik cepat. Sekitar 95 persen makanannya berupa mamalia kecil, didukung kecepatan hingga 61 km/jam.
  • Spesies ini hidup dari Eropa dan Afrika Utara hingga Asia, menghuni rawa serta beragam habitat. Populasinya di alam liar diperkirakan tersisa 330.000–512.000 individu; usia tertua tercatat 16 tahun 5 bulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Elang merupakan salah satu burung predator yang menguasai langit. Andalkan paruh tajam, cakar kuat, dan kecepatan terbang yang tinggi burung tersebut bisa menerkam berbagai jenis hewan. Elang juga sangat adaptif, bahkan bisa hidup di berbagai tipe habitat. Nah, Circus cyaneus atau elang rawa kelabu menjadi salah satu spesies yang paling adaptif.

Bayangkan saja, ia bisa hidup di berbagai tipe habitat, mulai dari area terbuka hingga wilayah pertanian. Elang rawa kelabu juga mudah dikenali, khususnya dari ukuran, ciri fisik, dan warna bulunya. Ia juga tangguh karena memiliki teitori yang sangat luas. Penasaran dengan burung ini? Yuk, kita ulik berbagai fakta menariknya di bawah ini/

  1. 1. Burung jantan punya ukuran yang lebih kecil dari betina

    elang rawa kelabu
    elang rawa kelabu (commons.wikimedia.org/Imran Shah)

    Elang rawa kelabu memiliki dimorfisme seksual dan hal tersebut ditunjukan dari perbedaan ukuran antar jenis kelamin. Dilansir JungleDragon, burung jantan punya ukuran yang lebih kecil dari burung betina. Spesifiknya, burung jantan punya bobot sekitar 290-400 gram. Sementara itu, bobot burung betina berkisar antara 390-700 gram. Lebih lanjut, panjang burung ini mencapai 52 centimeter dan bentang sayap maksimalnya sekitar 1.2 meter.

    Seperti namanya, elang rawa kelabu punya bulu berwarna kelabu yang khas. Selain kelabu, terkadang juga ada individu yang punya bulu berwarna cokelat atau putih. Sayapnya panjang, badannya ramping, kepalanya membulat, dan paruhnya tak terlalu besar. Terakhir, ciri fisik dan warnanya digunakan burung ini untuk berkamuflase.

  2. 2. Elang rawa kelabu punya luas teritori mencapai 150 km2

    elang rawa kelabu
    elang rawa kelabu (commons.wikimedia.org/Александр Чегодаев)

    Elang rawa kelabu memang tak terlalu besar, tetapi wilayah kekuasaan atau teritorinya sangat luas, lho. Dilansir Thai National Parks, teritori elang jantan biasanya seluas 2.6 km2. Namun, ada juga burung jantan yang bisa menguasai teritori seluas 150 km2. Di teritorinya, unggas ini sering terlihat terbang di udara dengan santai sembari mencari mangsa. Saat terbang, ia akan melebarkan sayap dan tidak mengepakannya. Nah, saat menemukan mangsa barulah elang rawa kelabu akan menukik dengan cepat untuk menangkapanya.

  3. 3. Sekitar 95 persen makanannya mencakup mamalia kecil

    elang rawa kelabu
    elang rawa kelabu (commons.wikimedia.org/Stephan Sprinz)

    Laman Animalia menerangkan bahwa elang rawa kelabu merupakan karnivor atau pemakan daging. Dalam hal ini, makanan utamanya ada dua, yaitu mamalia kecil dan burung. Pertama, sekitar 95 persen makanannya mencakup mamalia kecil. Mamalia yang ia makan juga beragam, seperti kelinci, tikus, hingga tupai. Kemudian, burung seperti burung gereja atau elang yang lebih kecil juga menjadi buruannya.

    Selain mamalia dan burung, terkadang elang rawa kelabu juga akan memangsa hewan lain yang lebih kecil seperti serangga, katak, kodok, kadal, hingga kelelawar. Saat berburu, hewan ini mengandalkan kecepatan, paruh, dan cakarnya. Dalam hal ini, ia bisa mencengkeram mangsa dengan cakar dan paruhnya. Kemudian, kecepatan terbangnya sangat tinggi, bahkan mencapai 61 km/jam.

  4. 4. Elang rawa kelabu menghuni rawa di Eropa hingga Asia

    elang rawa kelabu
    elang rawa kelabu (commons.wikimedia.org/Imran Shah)

    Dilansir BirdLife DataZone, elang rawa kelabu punya penyebaran yang luas karena mencakup berbagai daerah. Pertama, ia menetap di wilayah Eropa dan Afrika Utara. Kemudian, unggas ini juga akan bermigrasi ke wilayah Asia seperti Asia Selatan, Asia Timur, dan sebagian Asia Tenggara. Terakhir, wilayah reproduksinya mencakup Eurasia, mulai dari Asia bagian utara, tengah, hingga timur.

    Seperti namanya, elang rawa kelabu kerap ditemukan di rawa atau area lembap. Selain itu, ia juga kerap terlihat di area terbuka seperti padang rumput yang luas. Terakhir, area pemukiman, hutan, daerah berkayu, dan dataran tinggi juga bisa dihuni oleh unggas ini. Sayangnya, populasi elang ini mulai menurun. Tercatat, hanya tersisa sekitar 330,000-512,000 individu di alam liar.

  5. 5. Usia maksimal elang rawa kelabu mencapai 16 tahun

    elang rawa kelabu
    elang rawa kelabu (commons.wikimedia.org/caroline legg)

    Dilansir Avibase, tak banyak yang diketahui mengenai pertumbuhan elang rawa kelabu. Namun, individu tertua yang tercatat mampu hidup hingga usia 16 tahun 5 bulan. Walau begitu, usia rata-rata burung dewasa hanya mencapai 8 tahun. Umumnya, kematian individu muda disebabkan oleh kehadiran predator, seperti rubah, badger, gagak, anjing, dan burung hantu. Untungnya, burung ini cukup tangguh karena ia bisa mempertahankan diri menggunakan cakar dan paruhnya yang sangat tajam.

    Itulah beberapa fakta unik elang rawa kelabu, burung predator yang punya teritori sangat luas. Setelah diulik, kamu jadi tahu kalau elang rawa kelabu merupakan burung yang sangat tangguh, bisa hidup di berbagai tempat, dan termasuk spesies yang ukurannya yang terlalu besar. Selain itu, eksistensi hewan ini juga harus dijaga karena perlahan populasinya mulai terancam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More