Pohon sandbox (commons.wikimedia.org/David J. Stang)
Nama sandbox tree ternyata tidak langsung berkaitan dengan pasir pantai atau habitat berpasir. Britannica menjelaskan bahwa kapsul bijinya pernah digunakan di British West Indies sebagai wadah pasir untuk menyerap tinta. Pada masa sebelum kertas penyerap tinta umum digunakan, pasir halus membantu mengeringkan tulisan agar tidak mudah luntur.
Kisah serupa dijelaskan oleh Botanical Research Institute of Texas dan Fort Worth Botanic Garden melalui Google Arts and Culture. Nama sandbox tree berasal dari pemanfaatan buah tanpa biji sebagai tempat pasir halus untuk blotting ink. Dari fungsi lama itulah nama pohon sandbox bertahan, meski kini pohon ini lebih terkenal karena buahnya yang meledak.
Pohon sandbox memperlihatkan bahwa tumbuhan dapat memiliki strategi bertahan hidup yang sangat unik. Buahnya memanfaatkan ledakan untuk menyebarkan biji, sedangkan batang berduri dan getah beracun menjadi ciri yang membuatnya tampak berbahaya. Di balik penampilannya yang ekstrem, Hura crepitans tetap menjadi contoh menarik tentang keragaman adaptasi tumbuhan tropis.