Air tak hanya menjadi rumah bagi ikan atau katak. Sebaliknya, air menjadi habitat ideal bagi berbagai jenis burung seperti itik. Salah satunya adalah itik sayap hijau kayu manis (Spatula cyanoptera). Hewan berwarna cokelat tersebut pandai berenang, sering mencari makan di perairan, dan termasuk hewan semi akuatik.
5 Fakta Unik Itik Sayap Hijau Kayu Manis, Bisa Makan Apapun

- Itik sayap hijau kayu manis dikenal sebagai burung semi akuatik berwarna cokelat kemerahan dengan sayap hijau cerah, sering hidup di perairan dan memiliki ukuran tubuh sedang.
- Spesies ini punya kebiasaan unik saat makan dengan cara membuka-tutup paruh cepat untuk menangkap berbagai jenis makanan, mulai dari tumbuhan lembap hingga invertebrata kecil.
- Itik ini terdiri atas lima subspesies yang tersebar di Amerika, mampu bermigrasi untuk mencari makan dan berkembang biak, serta menghasilkan 6–14 telur dalam satu masa bertelur.
Selain itu, ada banyak fakta unik itik sayap hijau kayu manis yang membuatnya nampak eksotis. Berbagai faktanya tercermin dari kebiasaan, penyebaran, cara makan, hingga klasifikasi ilmiahnya. Penasaran dengan semua fakta tersebut? Yuk, kita ulik lewat artikel berikut.
1. Kerap melakukan kawin saling dengan spesies itik lain

Terkadang, itik sayap hijau kayu manis akan melakukan hibridisasi dan kawin saling dengan spesies lain, yaitu Spatula discors (itik sayap biru). Dari perkawinan tersebut nantinya muncul individu hibrida dengan perpaduan warna yang sangat indah dan mencolok. Warnanya cokelat seperti itik sayap hijau kayu manis dan sayapnya berwarna biru terang seperti itik sayap biru. Dilansir Birds of Nebraska, hibridisasi tersebut dapat terjadi karena kedua itik tersebut memiliki kekerabatan yang sangat dekat.
2. Punya cara makan yang tak biasa

Dilansir NatureServe Explorer, makanan utama itik ini mencakup tanaman yang tumbuh di daerah lembap seperti rumput, dedaunan, dan biji-bijian. Selain itu, ia juga akan memakan invertebrata kecil seperti serangga dan moluska. Itik sayap hijau kayu manis sendiri termasuk spesies dabbling duck atau itik pengiprat. Karena itu, ia memiliki cara makan yang cukup unik.
Itik ini akan mencari makanan di pinggir air atau daerah lembap. Kemudian, ia menangkap makanan dengan cara membuka tutup paruhnya dengan cepat dan memasukan apapun yang bisa ditemukan. Karena cara makannya tersebut, makanan yang ia makan bisa terciprat ke segala arah. Selain itu, kebiasaan tersebut membuat hewan ini bisa makan dalam jumlah yang banyak.
3. Punya lima subspesies dengan penyebaran yang berbeda

Dilansir iNaturalist, itik sayap hijau kayu manis dibagi menjadi lima subspesies dengan penyebaran yang berbeda. Pertama, Spatula cyanoptera septentrionalium hidup di British Columbia dan New Mexico. Ada juga Spatula cyanoptera tropica yang menghuni Kolombia. Spatula cyanoptera borreroi hidup Kolombia dan Ekuador, tapi subspesies tersebut kemungkinan sudah punah. Kemudian, Spatula cyanoptera orinoma bisa dijumpai di Pegunungan Andes dan Dataran Tinggi Altiplano. Terakhir, Spatula cyanoptera cyanoptera kerap dijumpai di Argentina, Peru, Brazil, Chile, dan Kepulauan Falkland.
4. Bulu cokelatnya mirip dengan warna kayu manis

Nama itik sayap hijau kayu manis sangat menggambarkan ciri fisik dan warna burung ini. Pertama, ia memiliki tubuh berwarna cokelat kemerahan, sangat mirip dengan warna kayu manis. Warna hijau cerah dan mencolok juga akan terlihat saat hewan ini terbang atau membuka sayapnya. Perpaduan dua warna tersebut sangat indah dan jadi ciri khas itik ini. Soal ukuran, panjang hewan ini ada di angka 61 centimeter dan bentang sayapnya mencapai 56 centimeter. Jadi, ia termasuk spesies itik berukuran sedang.
5. Itik sayap hijau kayu manis merupakan hewan migrasi

Dilansir Animalia, habitat kesukaan unggas ini mencakup danau, sungai, rawa, waduk, dan kolam. Biasanya, ia kerap berenang di perairan, bertengger di bebatuan, mencari makan di semak-semak, atau beterbangan di vegetasi. Ia bukan hewan yang agresif dan umumnya akan kabur jika didekati.
Itik sayap hijau kayu manis juga merupakan hewan migrasi. Migrasinya dilakukan dalam upaya mencari makanan dan mencari tempat untuk berkembang biak. Saat berkembang biak, ia mampu menghasilkan 6-14 butir telur. Telur-telur tersebut akan dierami dalam waktu sekitar 21-25 hari. Setelah menetas, anakannya akan dijaga oleh induknya hingga mereka bisa hidup mandiri.
Demikian pembahasan terkait berbagai fakta unik itik sayap hijau kayu manis. Dari pembahasan tersebut dapat terlihat bahwa itik sayap hijau kayu manis adalah hewan air dengan kemampuan bertahan hidup yang luar biasa serta warna tubuh yang menawan. Karena itu, eksistensi dan populasinya harus dijaga agar itik sayap hijau kayu manis tak musnah dari muka bumi.






![[QUIZ] Pilih Lukisan Berikut, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250421/pexels-mikegles-30489641-5c4ec660248908e4a47ec88518a7b4c9-34b0e0336ca6850c474ecaf83728c913.jpg)










