Masjid yang dikenal sebagai Shah Mosque berdiri di tepi alun alun monumental yang menjadi pusat Isfahan dan dibangun pada masa pemerintahan Safavid. Bangunan ini kerap dibahas bukan hanya karena warna ubinnya tetapi juga karena keputusan keputusan desain yang menunjukkan penerapan prinsip prinsip geometris dan perhitungan yang relevan bagi praktik perbintangan.
Penentuan arah ibadah dan waktu ibadah membuat arsitektur dan ilmu pengamatan langit memiliki titik temu. Dari sumbu bangunan hingga ornamen kubah, elemen elemen Shah Mosque menyimpan jejak jejak teknik yang dipakai pada masa itu untuk mengukur arah dan waktu. Konteks ini penting untuk memahami bagaimana bangunan ibadah juga berfungsi sebagai ruang aplikasi pengetahuan ilmiah.
Selanjutnya daftar berikut menyajikan lima fakta yang saling terkait dan menjelaskan bagaimana aspek arsitektural dan dekoratif Shah Mosque berkaitan dengan ilmu perbintangan. Berikut kelima daftarnya.
