5 Fakta Unik Palmanova, Kota Benteng Berbentuk Bintang di Italia

- Palmanova di provinsi Udine, Italia timur laut, dirancang sebagai Kota Ideal era Renaisans dengan bentuk bintang sembilan sudut, Piazza Grande di pusat, dan enam jalan radial simetris.
- Republik Venesia membangun Palmanova dari nol pada 7 Oktober 1593 sebagai benteng terdepan menghadapi ancaman Ottoman dan ekspansi Habsburg, dipimpin Jenderal Giulio Savorgnan.
- Kota ini memiliki tiga lapis pertahanan, terowongan bawah tanah, serta tiga gerbang utama; UNESCO menetapkannya sebagai Warisan Dunia pada 2017. Awalnya sepi hingga Venesia menawarkan amnesti, penghapusan utang, dan tanah gratis.
Jika kamu melihat peta Italia melalui citra satelit, perhatianmu mungkin akan langsung tertuju pada sebuah pola geometris yang sangat presisi di wilayah timur laut negara tersebut. Bukan sebuah karya seni buatan gim video atau lokasi syuting film fantasi, tempat unik ini adalah dunia nyata bernama Palmanova. Terletak di provinsi Udine, wilayah Friuli Venezia Giulia, Palmanova dikenal luas di seluruh dunia sebagai salah satu contoh perencanaan kota paling menakjubkan dalam sejarah manusia.
Kota ini menyimpan berbagai rekam jejak arsitektur Renaisans dan strategi militer tingkat tinggi. Penasaran seperti apa keunikan kota yang mendapat julukan Kota Bintang ini? Yuk, simak 5 fakta menarik tentang Palmanova berikut!
1. Memiliki desain bintang sembilan dengan sudut yang simetris
Daya tarik terbesar Palmanova terletak pada bentuk tata kotanya yang menyerupai bintang sembilan sudut (star-shaped polygon). Dilihat dari udara, kesimetrisan kota ini tampak begitu sempurna. Di titik paling pusat, terdapat alun-alun utama berbentuk segi enam bernama Piazza Grande. Dari alun-alun ini, enam jalan utama memancar keluar secara simetris (radial) menuju gerbang-gerbang kota dan dikelilingi oleh jalan melingkar.
Tata ruang ciamik ini tidak dibuat secara kebetulan. Palmanova dirancang berdasarkan konsep "Kota Ideal" (Ideal City) yang berkembang pesat pada era Renaisans. Konsep ini menggabungkan antara estetika simetris, efisiensi transportasi, dan fungsi pertahanan yang maksimal.
2. Dibangun sebagai benteng pertahanan militer

Kota Palmanova, Italia (commons.wikimedia.org/Carsten Steger) Berbeda dari kebanyakan kota di Eropa yang tumbuh secara alami dari pemukiman kecil, Palmanova dibangun dari nol pada 7 Oktober 1593 oleh Republik Venesia (Serenissima). Tanggal tersebut dipilih secara khusus untuk memperingati kemenangan Liga Suci atas Kekaisaran Ottoman dalam Pertempuran Lepanto.
Perancang utamanya, Jenderal Giulio Savorgnan bersama tim insinyur militer, mendesain Palmanova bukan sebagai pemukiman biasa, melainkan sebagai benteng pertahanan terdepan. Kota ini ditugaskan untuk menjaga keutuhan wilayah Venesia dari ancaman invasi pasukan Ottoman dan ambisi ekspansi dinasti Habsburg dari Austria.
3. Sistem pertahanan tiga lapis yang diakui UNESCO

Desain Kota Palmanova (commons.wikimedia.org/Special Collections Toronto Public Library) Sistem pertahanan Palmanova dibuat sedemikian rupa agar tidak mudah ditembus musuh. Kota ini dilengkapi dengan tiga lapis dinding pertahanan konsentris. Dua lapis pertama dibangun oleh Venesia, yang terdiri dari sembilan bulwark (kubu pertahanan) dan sembilan ravelin. Sementara itu, lapis ketiga paling luar yang dilengkapi dengan sembilan lunette ditambahkan pada awal abad ke-19 oleh pasukan Napoleon Bonaparte dari Prancis.
Tak berhenti di situ, di dalam tembok pertahanan terdapat jaringan terowongan bawah tanah yang padat. Terowongan ini dahulu digunakan oleh para prajurit untuk bergerak tanpa terlihat oleh musuh yang sedang mengepung. Berkat nilai sejarah dan keutuhan arsitekturnya, pada tahun 2017 Palmanova resmi ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
4. Hanya memiliki tiga akses masuk utama

Salah satu gerbang masuk menuju kota Palmanova yaitu Porta Aquileia (commons.wikimedia.org/Zairon) Sebagai kota pertahanan dengan keamanan super ketat, akses keluar-masuk ke dalam Palmanova sangat dibatasi. Kota yang dikelilingi oleh parit dalam ini hanya bisa diakses melalui tiga gerbang monumental (monumental gates), yaitu Porta Udine, Porta Cividale, dan Porta Aquileia. Setiap orang yang ingin masuk ke pusat kota harus melewati salah satu dari ketiga gerbang megah tersebut. Begitu kamu melangkah melewati gerbang, kamu akan langsung disambut oleh atmosfer abad pertengahan yang sangat kental dengan bangunan-bangunan berarsitektur militer yang kokoh dan tegap.
5. Sempat sepi penghuni saat pertama kali dibangun

Kota Palmanova, Italia (commons.wikimedia.org/Claconvr) Meskipun memiliki desain yang megah, modern, dan sangat aman secara militer, Palmanova memiliki kisah awal yang terbilang unik. Pada tahun-tahun pertama setelah selesai dibangun, tidak ada warga sipil yang mau pindah dan menetap di sana. Masyarakat kala itu takut menjadi sasaran empuk serangan militer jika perang meletus.
Demi memecahkan masalah kota yang sepi ini, Pemerintah Venesia mengambil langkah ekstrem pada tahun 1622. Mereka menawarkan pengampunan hukuman, pembatalan utang, serta tanah gratis bagi para tahanan yang bersedia pindah dan menetap di Palmanova. Alhasil, para pemukim awal kota benteng megah ini sebagian besar terdiri dari mantan narapidana!
Nah, itulah 5 fakta menarik seputar Palmanova, kota benteng berbentuk bintang sempurna di Italia. Jika kamu berkesempatan liburan ke Italia bagian timur laut, jangan lupa menyempatkan diri untuk menyusuri jalanan bersejarah dan terowongan bawah tanah di kota ini, ya!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





![[QUIZ] Pilih Lukisan Ini, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250421/pexels-mikegles-30489641-5c4ec660248908e4a47ec88518a7b4c9-34b0e0336ca6850c474ecaf83728c913.jpg)
















