Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Hewan Laut dengan Gerakan Terunik, Tak Berenang Seperti Ikan

3 min read
5 Hewan Laut dengan Gerakan Terunik, Tak Berenang Seperti Ikan
siput laut (commons.wikimedia.org/Nick Hobgood)
  • Teripang, bulu babi, dan bintang laut mengandalkan tube feet untuk menempel serta bergerak; bulu babi juga memakai duri, sementara bintang laut bergerak sangat lambat.
  • Siput laut menggunakan kaki berotot dan lendir lengket untuk meluncur lebih efisien, memanjat karang atau bebatuan, melintas pasir, hingga masuk ke celah sempit.
  • Kepiting umumnya berjalan menyamping karena sendi kakinya berorientasi ke samping, gerakan yang memungkinkan akselerasi lebih cepat; beberapa spesies seperti ketam kenari dapat bergerak maju.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di luat biasanya hewan bergerak dengan cara berenang menggunakan sirip atau ekor. Hal tersebut bisa dilakukan oleh ikan, reptil laut, hingga chepalopoda. Namun, ada juga beberapa hewan laut dengan gerakan terunik. Tak punya sirip, mereka mengandalkan metode lain untuk bergerak, seperti menggunakan duri, lendir, hingga bergerak menyamping.

Salah satunya adalah bintang laut yang berjalan menggunakan "tangan"nya di dasar laut. Ada juga bulu babi yang tak punya organ lain selain duri untuk bergerak. Beralih ke area berpasir, kamu bisa menemukan teripang yang berjalan dengan kaki kecil bernama tube feet. Apakah gerakan mereka efektif dan membantu kehidupannya? Yuk, cari tahu bagaimana cara mereka bergerak!

  1. 1. Teripang bergerak dengan kaki kecil bernama tube feet

    teripang
    teripang (commons.wikimedia.org/Julia Alma)

    Kelihatannya teripang memang tidak memiliki kaki, mirip seperti ular dan cacing. Padahal, hal tersebut sama sekali tidak benar. Dilansir National Geographic, teripang bergerak menggunakan kaki kecil bernama tube feet. Tak seperti kaki konvensional, tube feet bisa menempel di pasir, batu, atau karang. Memadukan tempelan dari tube feet, teripang bisa bergerak di berbagai tempat. Tube feet yang dimiliki teripang sangat kecil, bahkan hampir tak terlihat dengan mata telanjang. Selain untuk bergerak dan berjalan, tube feet juga membantu teripang saat makan.

  2. 2. Bulu babi bergerak menggunakan dua organ tubuh

    bulu babi
    bulu babi (commons.wikimedia.org/Stefanie Leuker)

    Berbagai sumber menjelaskan kalau bulu babi bergerak dengan dua bagian tubuh, yaitu tube feet dan durinya. Pertama, tube feet yang ia miliki akan menempel dan membuat tubuh bulu babi tetap seimbang di berbagai tempat. Kemudian, duri-durinya membantu hewan ini mencengkeram sehingga ia bisa memijak pasir atau bebatuan dengan lebih baik. Perpaduan antara tube feet dan duri tersebut memang terlihat kompleks. Namun, gerakan bulu babi terbilang lambat, bahkan ia tidak bisa kabur saat bertemu predator.

  3. 3. Bintang laut bergerak lambat dengan tube feet

    bintang laut
    bintang laut (commons.wikimedia.org/Olivier Dugornay)

    Dilansir NOAA's National Ocean Service, bintang laut juga bergerak menggunakan tube feet. Tube feet bintang laut berlokasi di bagian bawah tubuhnya. Tak cuma untuk berjalan dan bergerak, tube feet yang ia miliki juga membantunya menempel di permukaan yang licin dan datar. Batu, kayu, hingga kaca semuanya bisa dijadikan tempat menempel oleh bintang laut. Sama seperti bulu babi, gerakan bintang laut sangat lambat. Saking lambatnya, ia hanya bisa bergerak dengan jarak beberapa meter dalam waktu puluhan menit hingga satu jam.

  4. 4. Siput laut bergerak dengan bantuan lendir

    siput laut
    siput laut (commons.wikimedia.org/Jerry Kirkhart)

    Sejatinya, semua jenis siput bergerak menggunakan "kaki" kuat dan berotot yang berada di bagian bawah tubuh. Tak cuma mengandalkan kaki, siput laut juga bisa mengeluarkan lendir lengket yang membuat gerakannya makin lancar, cepat, dan efisien. Laman Aquarium of Pasific menjelaskan kalau lendir tersebut akan meninggalkan jejak saat siput laut berjalan. Tak hanya bisa bergerak di bidang datar, siput laut juga bisa memanjat karang, bergerak di pasir, memanjat bebatuan, hingga masuk ke lubang yang sempit. Jadi, ia tetap lincah dan bisa beradaptasi dengan berbagai kondisi.

  5. 5. Kepiting bergerak menyamping dengan kakinya

    kepiting
    kepiting (inaturalist.org/C.A. "Alie" Kratzer)

    Tak seperti hewan lain yang memiliki gerakan maju atau mundur, kepiting justru bergerak menyamping. Dilansir BBC Science Focus, hal tersebut terjadi karena sendi di kaki kepiting hanya bisa berorientasi ke satu sisi, yaitu ke samping. Gerakan menyamping juga membuat kepiting bisa berakselerasi dengan lebih cepat. Sebenarnya, beberapa jenis kepiting seperti ketam kenari bisa bergerak atau berjalan ke depan. Namun, mekanisme gerakannya agak berbeda dengan spesies lain yang kebanyakan bergerak menyamping.

    Itulah beberapa hewan laut dengan gerakan terunik yang mengembangkan mekanisme baru. Tak punya sirip dan ekor tidak membuat gerakan mereka terhambat di lautan. Justru, mereka bisa bergerak tanpa batas dengan bantuan organ lain. Hal tersebut membuktikan bahwa bergerak di laut tak melulu soal berenang, tetapi juga bisa dilakukan dengan berjalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More