Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pohon Nyata di Bumi yang Jadi Inspirasi Film Hollywood Terkenal
ilustrasi pohon jadi inspirasi film Hollywood (unsplash.com/Johann Siemens)
  • Beberapa pohon nyata di dunia, seperti baobab Madagaskar dan wisteria Jepang, menjadi inspirasi visual bagi film-film Hollywood terkenal seperti The Lion King dan Avatar.
  • Pohon-pohon unik seperti Socotra dragon blood tree di Yaman dan the dark hedges di Irlandia Utara menghadirkan atmosfer magis yang memikat sineas untuk menciptakan dunia fiksi menakjubkan.
  • Pohon siprus Monterey di California turut menginspirasi kisah lingkungan dalam buku dan film The Lorax, menegaskan bahwa alam nyata adalah sumber kreativitas tanpa batas bagi perfilman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Industri perfilman Hollywood memang gak pernah kehabisan cara untuk memukau penonton lewat visualnya yang megah dan magis. Mulai dari hutan bernyawa yang misterius hingga pohon raksasa tempat tinggal alien, semuanya tampak begitu nyata di layar lebar berkat bantuan teknologi CGI terkini. Namun, siapa sangka kalau deretan latar ikonik tersebut ternyata gak sepenuhnya lahir dari imajinasi murni para sutradara, melainkan terinspirasi dari pepohonan nyata yang tumbuh subur di berbagai belahan bumi.

Keberadaan pohon-pohon ajaib di dunia nyata ini menjadi bukti kalau alam semesta adalah seniman terbaik yang sesungguhnya. Bentuknya yang unik, ukurannya yang di luar nalar, hingga atmosfer magis yang dipancarkannya, sukses memikat hati para sineas dunia untuk mengadaptasinya ke dalam film box office ternama seperti Avatar hingga The Lord of the Rings. Penasaran apa saja jenis pohonnya? Yuk, simak daftar lima pohon nyata di bumi yang jadi inspirasi film!

1. Pohon baobab Madagaskar inspirasi the tree of life di film The Lion King

ilustrasi pohon baobab (unsplash.com/Graphic Node)

Pohon baobab adalah tanaman prasejarah ikonik asal sabana Afrika yang mampu hidup hingga 5.000 tahun. Dijuluki sebagai “the tree of life” (pohon kehidupan), pohon raksasa ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap dan menyimpan ribuan liter air di dalam batangnya yang besar selama musim hujan. Cadangan air inilah yang membuatnya tetap hidup, rimbun, dan menghasilkan buah padat nutrisi di tengah lingkungan yang sangat kering dan gersang saat musim kemarau tiba. Selain bentuknya yang unik hingga menginspirasi rumah Rafiki dalam The Lion King, buah baobab ternyata menyimpan khasiat yang luar biasa. Buah ini adalah satu-satunya buah di dunia yang mengering secara alami langsung di rantingnya tanpa membusuk. Ketika diolah menjadi bubuk murni, buah baobab menjadi sumber makanan yang sangat kaya akan vitamin C, serat, dan antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk menambah energi, menjaga daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, serta merawat kesehatan kulit.

2. Socotra dragon blood tree Yaman, inspirasi lanskap fiksi ilmiah dan fantasi

Socotra dragon blood tree (unsplash.com/Andrew Svk)

Socotra dragon blood tree salah satu keajaiban evolusi endemik yang hanya tumbuh di Pulau Socotras, Yaman. Selain penampilannya yang sangat unik menyerupai payung terbalik atau jamur raksasa, pohon purba yang mampu hidup hingga 600 tahun ini terkenal karena menghasilkan getah kental berwarna merah tua. Sejak berabad-abad lalu, getah berharga ini telah dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai keperluan tradisional, mulai dari obat-obatan, kosmetik seperti lipstik, hingga bahan pewarna untuk alat musik biola. Kehadiran vegetasi unik di Socotra yang mencakup sepertiga dari total tanaman di pulau tersebut, ditambah dengan fauna eksotis seperti tarantula biru dan bunglon langka, memberikan cetak biru visual yang nyata bagi para sineas film dalam merancang ekosistem asing yang kaya akan keanekaragaman hayati fiktif, seperti dunia Pandora dalam film Avatar. Kombinasi elemen geografis yang dramatis dan vegetasi seperti alien ini membuktikan bahwa imajinasi liar Hollywood tentang planet asing atau dunia prasejarah sering kali berakar dari keajaiban alam nyata yang tersembunyi di bumi kita sendiri.

3. Pohon wisteria raksasa, Jepang inspirasi tree of souls di film Avatar

Japanese wisteria, Ashikaga Flower Park (commons.wikimedia.org/SLIMHANNYA)

Daya tarik utama dari pohon ini adalah usianya yang lebih dari 150 tahun yang dijuluki sebagai miraculous wisteria. Pohon legendaris ini sempat sekarat saat dipindahkan pada tahun 1990-an, namun berhasil diselamatkan hingga kini tumbuh raksasa dan kanopinya melebar menutupi area seluas 1.000 meter persegi. Berkat keindahan magisnya yang sangat mirip dengan pohon suci tree of souls dalam film Avatar karya James Cameron, pohon ini menjadi viral di internet. Ashikaga Flower Park merupakan lokasi keberadaan pohon indah ini dan menjadi salah satu wisata impian di dunia.

4. Pohon the dark hedges, Irlandia Utara lorong pohon mistis

ilustrasi The dark hedges (unsplash.com/Zhifei Zhou)

The dark hedges pada mulanya merupakan barisan pohon beech yang ditanam oleh keluarga Stuart pada abad ke-18 sebagai jalur megah menuju rumah mereka. Seiring berjalannya waktu selama lebih dari dua abad, dahan-dahan pohon ini tumbuh melebar, saling melilit, dan membentuk terowongan kanopi alami yang menutupi jalan di bawahnya. Karakteristik batangnya yang tua, berliuk-liuk, dan mampu memblokir cahaya matahari menciptakan pencahayaan alami yang dramatis. Alih-alih terlihat seperti pepohonan biasa, struktur alami ini menyajikan bentuk visual organik yang sangat unik dan sulit ditiru. Alasan utama mengapa sutradara Hollywood terpikat akan pohon ini, karena atmosfer magis dan mistis serta kemegahan abad pertengahan secara bersamaan.

5. Pohon siprus monterey, California inspirasi film animasi The Lorax 2012

ilustrasi inspirasi pohon dalam film The Lorax (commons.wikimedia.org/Alan Levine from Mortlach, Canada)

Pohon legendaris ini diperkirakan berusia sekitar 100 tahun. Pemerintah kota San Diego kemudian memanfaatkan sisa kayu dari batang pohon tersebut agar dapat dijadikan sebuah karya seni kenangan atau fasilitas publik yang bermanfaat, serta mempertimbangkan untuk menanam pohon baru di lokasi yang sama. Selain itu, pohon ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi bagi sastra dunia karena diyakini kuat sebagai inspirasi di balik wujud fiksi pohon truffula dalam buku anak-anak legendaris bertema lingkungan hidup karya Dr. Seuss yang berjudul The lorax. Buku ini terbit pada tahun 1971. Kemudian diadaptasi menjadi sebuah karya film animasi dengan judul yang sama The Lorax 2012. Keindahan visual dunia penuh warna dan bentuk unik pohon truffula yang dijaga oleh sang lorax di dalam film tersebut berakar langsung dari pemandangan pohon cypress California yang kini telah tiada.

Kehadiran pohon-pohon ikonik ini membuktikan bahwa alam adalah ruang imajinasi terbaik yang tidak akan pernah habis dieksplorasi oleh para sineas film. Melalui keunikan visual dan karakteristiknya di dunia nyata, deretan pohon ini berhasil melompati batas realitas untuk hidup abadi dalam memori kolektif para pecinta sinema. Dari menjadi simbol kebebasan hingga rumah bagi makhluk mistis, mereka bukan lagi sekadar latar belakang pemandangan, melainkan bagian dari nyawa dari cerita itu sendiri.

               

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article