Comscore Tracker

Pergi ke Planet Jupiter? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Mungkin Selamat

Tidak seindah yang dibayangkan

Bukan rahasia jika manusia tengah mencari planet baru agar bisa ditinggali. Selain observasi jarak jauh lewat teleskop, satu-satunya cara terbaik untuk tahu kondisi suatu planet adalah datang secara langsung ke sana.

Namun, tidak semua planet dapat menjadi calon pengganti Bumi. Salah satu yang tidak direkomendasikan adalah Jupiter, planet terbesar di tata surya. Bukan hanya manusia belum mengerti sepenuhnya soal Jupiter, namun, alasan-alasan berikut ini menjadikannya mustahil untuk didatangi!

1. Sebagian besar wilayah Jupiter adalah gas

Pergi ke Planet Jupiter? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Mungkin Selamatnasa.gov

Pergi ke Jupiter dari Bumi perlu waktu 6 tahun. Untuk mendarat, tentu saja roket butuh dataran keras, kan? Masalah pertama adalah Jupiter tidak memiliki lapisan keras bagi roket atau manusia untuk menjejakkan langkahnya di Jupiter.

Badan antariksa Amerika Serikat (AS), NASA, menyatakan kalau sebagian besar diri Jupiter terdiri dari gas helium dan hidrogen yang membentuk awan tebal yang terlihat berwarna merah, cokelat, kuning dan putih. Jadi, mendaratkan roket di Jupiter sama saja seperti mendarat di awan. Ya, akan jatuh juga.

Nah, jika kamu mendarat atau jatuh ke Jupiter, apakah kamu akan muncul di permukaan planet lainnya? Logikanya, jika tidak ada daratan keras, harusnya bisa keluar dari sisi yang berlawanan, dong? Oh, bukan. Pertanyaan sesungguhnya adalah,

"Bisakah kamu selamat melewati awan-awan Jupiter?"

2. Jupiter tidak memiliki oksigen dan terlalu panas!

Pergi ke Planet Jupiter? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Mungkin Selamatearthsky.org

Lihat substansi yang membentuk awan tebal Jupiter? Ya, gas helium dan hidrogen. Jika mendengar gas-gas tersebut, apa yang terbesit dalam pikiranmu? Ya, matahari. Jadi, kebayang, kan, seberapa panas Jupiter?

NASA mengungkapkan suhu permukaan Jupiter adalah 145°C dan akan memanas seiring kamu menyelam lebih dalam lagi. Lebih mengejutkannya lagi, temperatur inti Jupiter adalah 24.000°C, dan lebih panas dibandingkan permukaan matahari!

Apakah ada ruang bagimu untuk bernapas di Jupiter? Tidak ada. Jupiter tidak memiliki oksigen sedikitpun. Jadi, jika kamu ingin pergi ke Jupiter, pastikan roket dan pakaian astronautmu memiliki pendingin dan tabung oksigen sebanyak-banyaknya!

3. Rotasi dan ukuran Jupiter yang tidak manusiawi

Pergi ke Planet Jupiter? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Mungkin Selamathumansinspace.org

Sebagai planet terbesar di tata surya, Jupiter memiliki radius 69.911 km. Menurut NASA, Jupiter 11 kali lebih besar dari Bumi! Andaikan Bumi sebesar koin logam, Jupiter adalah bola basket, dan satu Jupiter dapat memuat lebih dari 1.000 Bumi! Tinggi Jupiter? 5,5 Bumi!

Saat kamu berada di atas Jupiter, kamu akan langsung tertarik oleh gravitasi Jupiter secepat 177.000 km/jam! Bayangkan tarikannya! NASA mengatakan gravitasi Jupiter 2,4 kali lebih besar daripada Bumi.

Selain ukurannya yang besar, setelah tertarik 250 km dari atas Jupiter, kamu akan langsung dihantam oleh angin kencang hasil dari rotasi Jupiter! Jika satu hari di Bumi adalah 24 jam, di Jupiter hanya 10 jam. Angin kencang itulah yang membuat Jupiter berputar 482 km/jam!

NASA merekam Bintik Besar Merah di planet Jupiter sebagai salah satu bagian menarik dari Jupiter. Bintik tersebut bukan jerawat, melainkan angin puyuh besar yang tidak pernah berhenti! Di skala terbesarnya, diameter angin puyuh tersebut mencapai 3,5 diameter Bumi!

Baca Juga: Ini 10 Fakta Bintik Merah Raksasa Planet Jupiter, Akhirnya Terungkap!

4. Tekanan Jupiter yang menghancurkanmu seketika

Pergi ke Planet Jupiter? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Mungkin Selamatinhs.world

Ya sudah, dengan ajaib kamu bertahan dari kencangnya angin Jupiter. Sekitar 120 km di bawah awan Jupiter, kamu akan menerima tekanan yang beratnya 100 kali lebih besar daripada di Bumi! Ibarat kamu mengangkat sepeda motor, sendirian!

Tekanan tersebut dialami oleh Galileo, wahana antariksa nirawak yang dikirim NASA ke Jupiter pada 1995. Tidak sampai satu jam, Galileo dihancurkan oleh tekanan Jupiter setelah menyelami Jupiter hingga ke kedalaman 160 km di bawah awannya.

Untuk tetap selamat memasuki Jupiter, roket yang kamu tumpangi harus sekuat kapal selam Trieste, kapal yang digunakan Jacques Piccard untuk mencapai Challenger Deep di Palung Mariana, salah satu tempat terdalam di lautan Bumi. Namun, untuk menyelam lebih jauh lagi di Jupiter dengan panas dan tekanannya? Mustahil.

5. Kegelapan Jupiter yang tidak tersentuh cahaya

Pergi ke Planet Jupiter? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Mungkin Selamatunsplash.com/Cherry Laithang

Setelah menyelam 21.000 km ke dalam Jupiter, kamu akan merasakan "neraka". Ya, selain panas yang bukan main, kamu pun akan diselimuti oleh kegelapan yang amat sangat. Hal ini pun dikarenakan suhu panasnya dan tekanannya yang ekstrem, 2 juta kali lebih berat! Saking ekstremnya, kondisi tersebut membuat reaksi kimia berbeda pada hidrogen.

Karena molekul hidrogen ditekan, elektron pada hidrogen terlepas dan mengubahnya menjadi hidrogen metalik. Substansi hidrogen metalik bersifat reflektif sehingga cahaya pun tidak mempan menembus kegelapannya. Selain itu, substansi hidrogen metalik sekeras batu, jadi, kamu akan merasakan bak menabrak bebatuan.

6. Misi ke Jupiter = Misi bunuh diri

Pergi ke Planet Jupiter? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Mungkin Selamatgiphy.com

Secara ajaib, kamu berhasil melewatinya. Maka, kamu menjadi saksi apa yang Galileo tidak bisa lihat. Kamu ingin membagikannya dengan stasiun antariksa di Bumi? Tidak bisa. Atmosfer Jupiter menyerap gelombang radio, sehingga yang orang Bumi dengar dari radiomu hanya "Zzzz.. Zzzzz... Zzzzzz".

Anehnya lagi, daya apung hidrogen metalik melawan gravitasi Jupiter! Seperti yoyo, jadi kamu akan ditarik mengapung ke atas oleh hidrogen metalik dan ditarik ke bawah lagi oleh gravitasi Jupiter.

Terdengar menyenangkan? Kamu akan terjebak di keadaan bak yoyo itu selamanya. Tak bisa kembali naik keluar Jupiter atau turun hingga ke sisi berlawanan planet Jupiter. Dengan kata lain, kamu tidak akan kembali untuk selamanya!

Itulah alasan-alasan mengapa eksplorasi manusia tidak disarankan ke Jupiter karena kamu pun tak akan sampai setengah jalan!

Eksplorasi ke Mars saja masih terlalu berbahaya, apalagi Jupiter! Karena terlalu berbahaya untuk peradaban manusia, planet Jupiter bukan kandidat untuk tempat tinggal manusia selanjutnya. Mungkin, memang sudah takdir, manusia hanya dapat melihat Jupiter dari kejauhan saja.

Baca Juga: 14 Foto Menakjubkan Jupiter dari Kapal Luar Angkasa Juno Milik NASA

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya