Comscore Tracker

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsu

Kisah tentang 'Buddha' hidup dari Jepang

Saat mendengar kata "mumi", mungkin kita teringat dengan monster dari Mesir. Ternyata, mumi pun ada di belahan dunia lainnya, bahkan di Asia. Terkejutkah kamu bila ternyata ada mumi di Jepang?! Betul, mumi di Jepang adalah hasil dari proses yang disebut sokushinbutsu (即身仏).

Konon dibawa dari Dinasti Tang oleh penemu mazhab Buddhis Shingon Jepang, Kūkai (空海) atau Kobo Daishi (弘法大師), mumifikasi ala sokushinbutsu tidak dibantu seperti mumifikasi Mesir Kuno. Para rahib Buddhis Jepang bertapa, berpuasa, dan berzuhud sendiri hingga mencapai Pencerahan. Proses Pencerahan tidaklah sebentar, sehingga para rahib pun menjadi "mumi hidup"!

Dilakukan sejak dari abad ke-11 sampai abad ke-19, sokushinbutsu sejatinya sudah dilarang di Negeri Sakura. Namun, mumi sokushinbutsu masih dapat dilihat hingga sekarang. Mengapa dilarang? Siapkan nyalimu, inilah 12 fakta mengerikan dan mengejutkan praktik sokushinbutsu, para "Buddha hidup" dari Jepang.

1. Persiapan sokushinbutsu biasanya butuh 3.000 hari, dan dimulai dari berpantang. Bukan nasi atau gandum, para rahib hanya makan kacang-kacangan dan beri

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsukacang-kacangan dan beri (simplehealthykitchen.com)

2. Para rahib kemudian "makan pohon" atau mokujiki (木食) seperti getah dan kulit pohon. Di sini, para rahib mulai merasakan kelaparan dan dehidrasi luar biasa!

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsurahib Buddhis Shingon Jepang tengah sembahyang. (snapwire.co)

3. Kelaparan dan dehidrasi yang dialami oleh rahib Jepang justru yang membuat sokushinbutsu berhasil. Tubuh tanpa air dan lemak mengusir bakteri dan serangga pengurai, sehingga tubuh tetap awet!

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsuasketisme ditunjukkan oleh Buddha Gautama (wikimedia.org)

4. Tetapi, bakteri tetap dibutuhkan untuk mumifikasi. Solusinya, para rahib diberi ramuan beracun, seperti teh getah Urushi (漆)! Biasa dibuat untuk pernis, kandungan getah Urushi dapat menyebabkan alergi dan dehidrasi, sehingga mempercepat proses kematian para rahib dan mengawetkan tubuhnya

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsutanaman Urushi yang digunakan dalam sokushinbutsu (wikimedia.org)

5. Selain Urushi, para rahib juga konon meminum air mengandung arsenik! Hal ini dibuktikan dari para mumi Kuil Dainichi-Bo (大日坊) di Prefektur Yamagata, dekat Gunung Yudono, yang sumber airnya mengandung arsenik. Arsenik mempercepat kematian dan mengawetkan tubuh para rahib!

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsukuil Dainichibo di Yamagata (japanvisitor.com)

6. Setelah proses meditasi, berpuasa, dan berzuhud yang menyakitkan, para rahib dikubur di liang lahat dengan selang bambu untuk bernapas sementara merapal mantra Buddha atau nenbutsu (ねんぶつ). Ada lonceng yang dibunyikan untuk memastikan sang rahib masih hidup. Jika sang rahib wafat dan lonceng berhenti, maka liang lahat tersebut dikunci dan dibiarkan selama 1.000 hari!

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsumumi sokushinbutsu (voyapon.com)

Baca Juga: Masih Tajam, 7 Pedang Samurai Paling Tua di Jepang

7. Setelah 1.000 hari, jenazah para rahib dikeluarkan. Jika membusuk, berarti sokushinbutsu gagal! Para rahib yang gagal menjalani proses pengusiran setan sebelum dikuburkan. Jika tidak membusuk, maka jenazah para rahib langsung diberikan upacara dan diberi asap dupa agar tetap awet serta abadi

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsurahib Buddhis Jepang di Kuil Dainichibo dan mumi sokushinbutsu (japantimes.co.jp)

8. Rahib sokushinbutsu yang berhasil dipandang bak "Buddha" yang hidup! Mereka didandani dan diletakkan di kuil untuk disembah. Mata para rahib telah dicabut, namun konon mereka malah bisa melihat langsung ke jiwa dan roh manusia!

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik SokushinbutsuPara rahib di Kuil Dainichibo menjalankan Shinnyōkai Shōnin, mengganti pakaian rahib sokushinbutsu sekali setiap 6 tahun. (penn.museum)

9. Terkesan seperti bunuh diri demi agama? Bagi para rahib sokushinbutsu, itu adalah pengorbanan demi Pencerahan! Keselamatan bagi umat manusia, para rahib ingin tetap melakukan darma dengan sokushinbutsu

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsurahib Buddhis Jepang tengah bermeditasi (visitkinosaki.com)

10. Proses sokushinbutsu dimulai oleh rahib pendiri mazhab Buddha Shingon Jepang, Kūkai. Mendekati ajalnya pada 830 M, Kūkai berpuasa dan bermeditasi hingga "tertidur" di Gunung Koya pada 836 M di usia ke-62. Setelah beberapa waktu, makam Kūkai dibuka dan ternyata, tubuh Kūkai masih terlihat sama dengan rambut yang masih panjang! Hingga sekarang, Kūkai diyakini masih hidup dan menunggu akhir zaman dengan kedatangan Buddha Maitreya atau Miroku Bosatsu (弥勒菩薩)

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik SokushinbutsuPara rahib Buddhis Jepang di Gunung Koya membawa makanan untuk mumi Kukai. (wikimedia.org)

11. Ratusan rahib Buddhis Jepang telah mencoba sokushinbutsu, dan hanya 24-28 yang berhasil! Beberapa dianggap terlalu keramat untuk dipertunjukkan, beberapa dipertunjukkan sebagai objek pemujaan di kuil-kuil Buddha Jepang

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik SokushinbutsuSeorang wanita Jepang berdoa di hadapan rahib sokushinbutsu di Kuil Dainichibo. (tsuruokacity.com)

12. Pada 1879, Restorasi Meiji melarang sokushinbutsu, sehingga para rahib mengurungkan niatnya. Namun, hal ini tidak menyurutkan niat rahib Tetsuryūkai untuk melakukannya pada 1878. Hasilnya, Tetsuryūkai jadi salah satu sokushinbutsu yang berhasil!

Siapkan Nyali, 12 Fakta Mengejutkan Praktik Sokushinbutsukaisar Jepang, Meiji (thefamouspeople.com)

Itulah 12 fakta mengejutkan tentang praktik sokushinbutsu yang menghasilkan "Buddha" hidup di kuil-kuil Jepang. Jika berhasil, mereka dipuja bak Buddha; jika tidak, maka ribuan hari berpuasa, bermeditasi, dan berzuhud pun sia-sia!

Bukan dikubur hidup-hidup atau bunuh diri, sokushinbutsu adalah tahap demi Pencerahan. Menurutmu, apakah patut dihormati atau... terlalu berlebihan?

Baca Juga: Kumpulan 10 Kisah Heroik Terkenal Para Samurai Jepang

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya