Comscore Tracker

5 Kejahatan Joseph Stalin yang Jarang Diketahui, Ngeri!

Kejahatan terjadi sebelum ia naik ke tampuk kekuasaan

Joseph Stalin adalah salah satu diktator paling mematikan di abad ke-20. Seperti yang dirinci oleh Biography, Stalin naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 1922, ketika ia diangkat ke kantor sekretaris jenderal Partai Komunis—sebuah posisi yang diciptakan setelah runtuhnya pemerintahan Tsar. Dia memiliki kendali atas semua partai, dan Stalin mulai membangun basis yang setia untuk dirinya sendiri.

Pada tahun 1924, Stalin mengkonsolidasikan kekuasaannya dengan membersihkan anggota partai yang dianggap sebagai ancaman. Hal ini sering dilakukannya melalui persidangan, di mana terdakwa dipaksa untuk memberikan pengakuan palsu setelah disiksa secara brutal. Pendakian Stalin selesai ketika dia berhasil mengusir Leon Trotsky, pesaing utamanya, ke Meksiko. Namun, pengasingan saja tidak cukup, Stalin memerintahkan antek-anteknya untuk memburu dan membunuh Trotsky.

Sejarawan memperkirakan bahwa Joseph Stalin bertanggung jawab atas kematian sekitar 20 juta orang, meskipun banyak yang percaya bahwa totalnya jauh lebih banyak. Banyaknya korban Stalin bukanlah satu-satunya hal jahat tentang dirinya. Berikut adalah beberapa fakta sejarah yang jarang diketahui tentang kehidupan dan tindakannya yang mengerikan. 

1. Joseph Stalin diduga ingin menciptakan prajurit mutan yang tak terkalahkan 

5 Kejahatan Joseph Stalin yang Jarang Diketahui, Ngeri!potret Joseph Stalin dan Nikita Khrushchev, 1936 (commons.wikimedia.org/anonymous)

Sebuah studi ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Cambridge, menyoroti bagaimana Joseph Stalin membuat program yang dikepalai oleh ahli biologi, Ilia Ivanov, dengan mencoba membiakkan manusia dengan kera. Melansir laporan The New Scientist, Ivanov bahkan melakukan perjalanan ke Guinea untuk mengawinkan ras manusia dengan simpanse. Sesampai di sana, dia berhasil membuahi tiga simpanse dengan sperma manusia, meskipun tidak ada yang berhasil hamil.

Memang tidak ada jawaban pasti mengapa Ivanov dan Stalin melakukan eksperimen aneh seperti itu, tapi ada rumor yang beredar bahwa Stalin ingin menciptakan prajurit super mutan yang tak terkalahkan. "Saya ingin manusia baru yang tak terkalahkan, tidak peka terhadap rasa sakit, tahan, dan acuh tak acuh tentang kualitas makanan yang mereka makan," kata Stalin kepada Ivanov, seperti yang dilaporkan pada saat itu oleh surat kabar Moskow, The Scotsman.

2. Ilmuwan Stalin ingin inseminasi buatan pada perempuan Afrika dengan sperma simpanse

5 Kejahatan Joseph Stalin yang Jarang Diketahui, Ngeri!Molotov, Stalin dan Voroshilov di Moskow pada 25 Juni 1937, selama pertemuan anggota ekspedisi ke Kutub Utara. (commons.wikimedia.org/Unknown author)

Setelah eksperimen menginseminasi kera dengan sperma manusia gagal, Ivanov melanjutkan misinya dengan menginseminasi perempuan dengan sperma simpanse. Ivanov mengelabui perempuan di Afrika untuk melancarkan misinya tersebut, dengan menjanjikan perawatan medis. 

Namun, prosedur Ivanov dilarang oleh Gubernur Jenderal Guinea Prancis, Paul Poiret. Selain itu, eksperimen Ivanov diketahui banyak negara, yang akhirnya memicu kemarahan internasional. Soviet pun akhirnya ikut menyalahkan Ivanov, namun bukan karena eksperimen paksa yang akan dilakukannya, melainkan ketakutan Soviet atas ketidakpercayaan orang Afrika pada peneliti dan ekspedisi ilmuwan Rusia ke Afrika, lapor Scientific American.

Melihat fakta tersebut, pemerintah Soviet mencoba melakukan eksperimen itu lagi di Rusia. Kali ini, Ivanov menjelaskan bahwa perempuan yang akan berpartisipasi harus membuat perjanjian bahwa mereka rela melakukannya demi ilmu dan negaranya.

Setidaknya, lima perempuan benar-benar mendaftar. Untungnya, percobaan tidak pernah dimulai karena Ivanov terjebak dalam salah satu dari banyak pembersihan Stalin dan dikirim ke Kazakhstan. Dia meninggal tak lama kemudian.

3. Joseph Stalin menghamili anak di bawah umur

5 Kejahatan Joseph Stalin yang Jarang Diketahui, Ngeri!potret Joseph Stalin yang diambil pada tahun 1917 (rarehistoricalphotos.com)

Joseph Stalin berselingkuh di usia 35 tahun dengan seorang gadis bernama Lidia Pereprygina. Gadis itu adalah seorang yatim piatu yang tinggal di dusun terpencil dekat Lingkaran Arktik, dan baru berusia 13 tahun saat menjalin hubungan dengan Stalin.

Mengutip laman London Evening Standard, Stalin berada di daerah terpencil karena diasingkan dari rumahnya di Georgia akibat aktivitas revolusionernya. Perselingkuhannya dengan seorang remaja membuat Stalin tidak diterima oleh warga setempat. Namun, Lidia sangat sayang kepadanya hingga rela mengurus Stalin selama masa pengasingannya tersebut.

Keadaan menjadi lebih buruk ketika Lidia hamil. Seorang polisi mengancam akan membawa masalah itu ke pengadilan karena Stalin tinggal bersama seorang gadis di bawah umur. Lalu, Stalin berjanji ingin menikahi Lidia ketika dia cukup umur. Sayangnya, Lidia mengalami keguguran sebelum bayinya lahir. Namun, mereka tetap melanjutkan hubungan terlarang itu, hingga Lidia hamil lagi. Kali ini, Stalin melarikan diri di tengah malam, meninggalkan remaja itu dengan bayi yang dikandungnya.

Baca Juga: 7 Fakta di Balik Kematian Joseph Stalin, Diracun atau Kena Stroke?

4. Kelaparan besar dan pembersihan 

5 Kejahatan Joseph Stalin yang Jarang Diketahui, Ngeri!potret para petani yang kelaparan di jalan di Kharkiv, 1933 (commons.wikimedia.org/Alexander Wienerberger)

Joseph Stalin bertanggung jawab atas jutaan kematian. Salah satu kekejamannya yang terkenal adalah Holodomor, kelaparan yang melanda Ukraina dari tahun 1929 hingga awal 1930-an. Meskipun Federasi Rusia mengklaim bahwa kelaparan itu adalah bencana alam, tetapi banyak pemerintah dan lembaga lain—termasuk Ukraina dan Parlemen Eropa, menyatakan bahwa itu adalah tragedi buatan Rusia untuk menghukum rakyat Ukraina karena memprotes pertanian Stalin.

Secara total, sekitar empat juta orang, atau 13 persen dari populasi negara itu, meninggal karena kelaparan, ungkap data yang dilaporkan History. Namun, karena sangking banyaknya orang yang meninggal, dipenjara, atau melarikan diri, pemerintah harus mengirim petani Rusia untuk menggarap lahan.

Stalin juga memberlakukan program yang dikenal sebagai "Pembersihan Hebat" antara tahun 1936 dan 1938. Seperti yang dilansir Smithsonian Magazine, sekitar 750.000 orang dibunuh secara rahasia, dan jutaan lainnya dikirim ke Gulag. Meskipun korban awalnya adalah saingan politik, tetapi cakupannya pun meluas, mulai dari petani, minoritas, seniman, ilmuwan, intelektual, dan penulis.

Stalin bahkan mengganti nama anak-anak korbannya, dan menghapus identitas anak-anak tersebut agar mereka tidak bisa menemukan atau mengenang orangtua mereka ketika mereka tumbuh dewasa.

5. Kepribadian kejam Joseph Stalin mungkin dipengaruhi oleh penyakit yang dideritanya

5 Kejahatan Joseph Stalin yang Jarang Diketahui, Ngeri!makam Joseph Stalin di Kremlin Necropolis (commons.wikimedia.org/HaydenSoloviev)

Kejahatan Stalin kemungkinan besar dipengaruhi akibat cedera otaknya. Stalin menderita aterosklerosis serebral, yaitu ketika arteri di otak mengeras seiring waktu karena penumpukan plak dan lemak. Penyakit itu tidak hanya menyebabkan stroke yang akhirnya membunuh Stalin, tetapi juga memengaruhi jiwa Stalin.

"Aterosklerosis utama di otak, yang kami temukan pada autopsi, jelas telah berkembang selama beberapa tahun—memengaruhi kesehatan Stalin, karakternya, dan tindakannya," kata Dr. Alexander Myasnikov, dalam buku hariannya yang dirahasiakan selama bertahun-tahun dan hanya diterbitkan dalam dekade terakhir, ungkap The Independent.

Tak peduli apakah tindakan Stalin adalah hasil dari penyakit yang dideritanya atau sifat dan tindakan jahatnya sendiri, Joseph Stalin masih tetap dikenang sebagai diktator jahat dan tindakannya tetap menjadi tragedi dalam sejarah dunia.

Baca Juga: 12 Fakta Aardakh, Pengusiran Selama Perang Dunia II oleh Joseph Stalin

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Write to communicate. https://linktr.ee/ameliasolekha

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya