TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta Ilmiah Badai Salju, Tak Boleh Dianggap Sepele!

Bahaya yang kerap mengincar para peselancar ski, nih

ilustrasi badai salju (pexels.com/@adam-lukac)

Untuk negara dengan 4 musim pasti merasakan saat-saat salju turun. Namun, terkadang hadirnya salju tidak selalu terjadi dengan tenang, sebab ada pula yang juga diselingi dengan hadirnya badai.

Badai salju bukanlah sembarang badai, sebab bisa menggulung benda apa pun yang ada di depannya. Hal inilah yang membuat keberadaan badai salju seolah menjadi mimpi buruk untuk para peselancar ski. Untuk semakin mengenal badai salju, kamu dapat menyimak beberapa faktanya yang berikut ini.

1. Penyebab terjadinya badai salju

ilustrasi salju (pexels.com/@ekamelev)

Badai salju yang terjadi tentu saja memiliki penyebabnya tersendiri. Penyebab inilah yang kemudian bisa membentuk badai dengan kapasitas yang berbeda-beda, sebab ada yang besar dan ada pula yang medium, serta kecil.

Dilansir UCAR, proses terjadinya badai salju memerlukan tiga komponen, yaitu udara dingin yang termperaturnya bisa menyebabkan kebekuan, kelembapan untuk membentuk awan, serta suhu hangat untuk mengangkat dan membantu proses terbentuknya awan. Semakin banyak komponen tersebut, maka badai salju yang dihasilkan juga akan besar.

2. Proses badai tersebut saat terjadi

ilustrasi salju (pexels.com/@souvenirpixels)

Badai dibayangkan sebagai kejadian mengerikan yang dapat menimbulkan banyak kerusakan. Namun, untuk badai salju kerap kali dibayangkan sebagai turunnya salju dalam jumlah yang banyak dengan intensitas tinggi. Namun, benarkah seperti itu?

Dilansir UCAR, pada beberapa kasus dari badai salju bahkan tidak sama sekali menurunkan salju. Justru biasanya hanya anginlah yang meniup kencan dan membuat jarak pandang bahkan kurang dari 400 meter. Biasanya tipe badai yang seperti ini kerap disebut dengan nama ground bizzards.

3. Kecepatan dan suhu pada saat badai salju

ilustrasi salju (pexels.com/@pixabay)

Badai salju merupakan bencana alam yang cukup diwanti-wanti oleh banyak orang karena dampak yang mungkin ditimbulkannya. Hal ini terlihat dari bagaimana ekstrem dan dinginnya suhu yang terasa pada saat badai salju terjadi.

Dilansir Encyclopedia Britannica, suhu rata-rata dari badai salju yang cukup ekstrem bisa mencapai -12 derajat selsius, dengan kecepatan angin mencapai 72 kilometer perjam, bahkan jarak pandang yang mendekati nol. Meski demikian, semua itu tergantung pada seberapa ekstrem badai salju yang terjadi.

4. Dampak buruk dari badai salju

ilustrasi salju (pexels.com/@pixabay)

Setiap bencana sudah pasti menyimpan risikonya tersendiri, sehingga kamu tidak bisa menyepelekan keberadaan bencana. Apalagi jika intensitas dari bencana tersebut tinggi, sehingga sejalan dengan risiko yang dimilikinya.

Dilansir Converse Energy Future, badai salju membawa dampak buruk pada rusaknya rumah, properti, bahkan bisa mengakibatkan kelongsoran. Selain itu, biasanya masyarakat tak disarankan untuk menyetir di tengah badai salju karena jarak pandangnya yang pendek.

Baca Juga: Badai Salju Ganas Ancam Laga Leicester City Vs Chelsea

Verified Writer

Salsabila Manlan

Jangan bosan menebarkan ilmu baru pada sesama!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya