Referensi
“The Origins & History of the Color Burgundy”. HipFonts. Diakses Oktober 2026.
“How Did Burgundy Become the Color of Officialdom?”. PRINT Magazine. Diakses Oktober 2026.
“How to Distinguish the Undertone of Red and Burgundy”. Inside Out Style. Diakses Oktober 2026.
“The Seasons Colours: Chocolate vs Wine”. Nova of London. Diakses Oktober 2026.
“Burgundy Color Meaning, Psychology, and More in 2026 (Updated)”. Cutout Partner. Diakses Oktober 2026.
Asal-Usul Warna Burgundy dan Maknanya, Mulanya dari Wine

Burgundy berasal dari nama wilayah Prancis dan populer dalam bahasa Inggris sejak 1800-an karena wine Prancis, lalu meluas ke fesyen, kosmetik, film, serta paspor Eropa.
Warna ini memunculkan kesan karismatik, mewah, kaya, berani, dan berkuasa; tetapi pemakaiannya juga dapat dimaknai sebagai keangkuhan, tergantung konteks.
Burgundy merupakan merah gelap dengan sentuhan biru, berbeda dari cokelat yang lebih membumi; kini dipakai pada fesyen, kosmetik, furnitur, mobil, wine, dan gadget.
Warna tak terbatas pada merah, kuning, hijau, hitam, atau putih. Sebaliknya, warna adalah spektrum yang sangat luas dan bisa tercampur satu sama lain. Nah, belakang ini ada satu warna yang lagi ngetren, yaitu burgundy. Popularitasnya makin naik setelah iPhone 18 Pro series menghadirkan varian warna burgundy yang terlihat elegan.
Burgundy sendiri sebenarnya adalah warna yang cukup populer, khususnya di kalangan kaum hawa. Namun, tahukah kamu bagaimana asal-usul warna burgundy dan apa maknanya bagi suatu benda? Di bawah ini pembahasan lengkapnya.
Table of Content
1. Asal-usul warna burgundy

ilustrasi warna burgundy (unsplash.com/MARIOLA GROBELSKA) Dilansir HipFonts, kata burgundy diambil dari daerah di Prancis dengan nama sama. Pada era 1800-an, warna dan nama burgundy dipopulerkan dalam bahasa Inggris karena adanya pengaruh kuat dari wine asal Prancis di berbagai negara berbahasa Inggris.
Awalnya warna burgundy lebih erat kaitannya dengan wine, khususnya yang berasal dari Prancis. Namun, pada 1920 burgundy mulai populer di bidang fesyen, khususnya untuk pewarna rambut.
Pada dekade 1990-an, demand terkait warna burgundy makin meningkat di bidang fesyen. Berbagai komestik seperti lipstik mulai banyak yang menggunakan warna burgundy. Pada era modern, warna tersebut makin populer berkat aktor Will Pharrel yang mengenakan setelan berwarna burgundy pada film Anchorman: The Legend of Ron Burgundy (2004). Warna tersebut juga makin terkenal setelah banyak paspor negara Eropa yang menggunakannya.
2. Makna warna burgundy

ilustrasi mobil berwarna burgundy (unsplash.com/Dmitriy Strizhak) Burgundy bisa dibilang sebagai warna yang mampu memberikan kesan karismatik, mewah, kaya, dan berani. Laman PRINT Magazine menjelaskan bahwa burgundy juga bisa memberikan nuansa officialdom atau kekuasaan yang kuat. Karena itu, di beberapa daerah warna burgundy kerap dipakai pada benda-benda yang terkesan “resmi” seperti seragam sekolah dan pakaian biksu.
Burgundy juga erat kaitannya dengan wine. Warna tersebut konon bisa meningkatkan mood dan nafsu makan sehingga wine terlihat lebih menyengarkan serta menggugah selera. Orang yang memakai pakaian berwarna burgundy juga akan terlihat lebih mewah dan kaya. Tergantung siapa yang memakainya, makna burgundy juga bisa berubah menjadi sesuatu yang negatif, misalnya keangkuhan.
3. Perbedaan burgundy dengan warna lain

ilustrasi daun berwarna burgundy (unsplash.com/Chiara Polo) Bagi kamu yang kurang teliti mungkin akan kesulitan membedakan burgundy dengan beberapa warna lain, khususnya cokelat dan merah. Sebab, burgundy sebenarnya merupakan perpaduan atau memiliki sentuhan dari kedua warna tersbut. Untuk membedakannya kamu harus cermat dan memperhatikan beberapa aspek.
Jika dilihat sekilas burgundy nampak lebih gelap dari merah. Jika dideskripsikan, burgundy sebenarnya adalah merah dengan gradasi yang lebih gelap. Burgundy juga memiliki sentuhan biru pada warnanya. Beberapa orang juga mendeskripsikan bahwa burgundy memiliki kesan “terbakar” atau burnt, serupa dengan kayu bakar.
Di sisi lain, burgundy dan cokelat justru lebih mudah dibedakan. Burgundy memiliki nuansa merah yang membuatnya nampak mencolok. Cokelat sendiri lebih condong ke warna yang gelap dan earthly atau membumi. Meski begitu, burgundy dan cokelat merupakan perpaduan yang sangat cocok. Begitu pula burgundy dan merah yang merupakan perpaduan sempurna.
4. Penggunaan warna burgundy pada berbagai produk

iPhone 18 Pro warna burgundy (apple.com) Burgundy kerap dipakai di produk fesyen seperti baju, gaun, tas, kalung, kacamata, gelang, atau sepatu. Produk kosmetik seperti lipstik dan parfum juga menjadi langganan warna tersebut. Meski tak terlalu sering, perabotan seperti sofa, kursi, dan meja terkadang juga menggunakan warna burgundy.
Salah satu produk terpopuler yang berwarna burgundy adalah wine, khususnya wine Eropa atau Prancis yang menjadi cikal bakal burgundy. Warna tersebut juga bisa menjadi elemen desain visual yang menarik, khususnya jika kamu ingin menyampaikan kesan mewah, karismatik, atau nuansa yang mengedepankan kekuasaan.
Produsen mobil kelas atas juga mulai mengaplikasikan warna burgundy agar produknya terlihat makin elegan. Gadget seperti smartphone juga mulai berani menggunakan warna burgundy, beberapa di antaranya iPhone 18 Pro, Samsung Galaxy S22 Ultra, POCO F9 Ultra, dan Xiaomi 18 Fold.
Jika ditarik ke belakang, asal-usul warna burgundy ternyata bermula dari ratusan tahun yang lalu. Burgundy bukan sekadar warna, tapi suatu lambang yang memiliki sejarah panjang. Nah, kamu sendiri suka pakai warna ini tidak?


![[QUIZ] Pilih Lukisan Ini, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250421/pexels-mikegles-30489641-5c4ec660248908e4a47ec88518a7b4c9-34b0e0336ca6850c474ecaf83728c913.jpg)

![[QUIZ]Pilih Batu Kristal Ini, Kami Tebak Seberapa Menyenangkan Dirimu](https://image.idntimes.com/post/20221101/pexels-mikhail-nilov-6932084-34ad38a2ffe93ff890d5524b702be458-e03bee3c9a58e880a05daed3dcc87574.jpg)



















