Comscore Tracker

6 Fakta Sejarah Wimbledon, Grand Slam Tertua di Dunia Lho!

Jadi pertandingan elit sepanjang sejarah nih

Wimbledon adalah salah satu turnamen Grand Slam yang paling akbar di dunia. Pasalnya Wimbledon sendiri ditonton oleh para keluarga kerajaan Inggris, seperti Pangeran William, dan istrinya Duchess of Cambridge, Kate Middleton. 

Tidak hanya itu, Wimbledon memiliki rumput hijau yang menghiasi lapangan, berbeda dengan lapangan tenis kebanyakan yang menggunakan tanah liat, atau hard court.

Sebagai turnamen Grand Slam terbesar di dunia, pastinya ada cerita sejarah yang mengiringinya dong. Yuk, simak dulu gimana sih sejarah Wimbeldon hingga jadi turnamen paling digdaya ini.

1. Dimulai tahun 1877

6 Fakta Sejarah Wimbledon, Grand Slam Tertua di Dunia Lho!britain-magazine.com

Dikutip dari Britain Magazine, turnamen ini di mulai pada tahun 1877, tepatnya pada tanggal 9 Juni. Di ajang ini banyak para pemain tenis berkumpul di Worple Road, Wimbledon. 

Letak dari awal turnamen ini tidak lah jauh dari lapangan Wimbledon Centre Court yang ikonik.

2. Pertemuan elit ini awalnya hanya untuk pria

6 Fakta Sejarah Wimbledon, Grand Slam Tertua di Dunia Lho!tennisworldusa.org

Turnamen ini diadakan hanya untuk kaum pria, tepatnya sebanyak 22 pria, sebagaimana ditulis Tennis World USA, dan Britain Magazine. 

Namun itu hanya berlaku hingga pada tahun 1884 di mana pemain wanita dapat ikut berpartisipasi dalam ajang turnamen yang di adakan di atas rumput ini. 

Baca Juga: Hari Palang Merah Sedunia, Ini 10 Fakta Sejarahnya yang Inspiratif! 

3. King George IV ikut pertandingan!

6 Fakta Sejarah Wimbledon, Grand Slam Tertua di Dunia Lho!britain-magazine.com

HISTORY dan Britain Magazine juga mengungkapkan bahwa King George VI pernah mengikuti turnamen ini. Dirinya menjadi keluarga kerajaan pertama yang mengikuti turmanen kompetitif pada tahun 1926.

Tidak heran bila ajang olahraga ini menjadi salah satu turnamen terelit di dunia!

4. Wimbledon dan Perang Dunia 2

6 Fakta Sejarah Wimbledon, Grand Slam Tertua di Dunia Lho!dirkdeklein.net

Pada Perang Dunia 2, Centre Court menjadi salah satu tempat yang di rusak oleh Nazi. Sebanyak 1.200 kursi rusak akibat bom yang di jatuhkan pada 11 Oktober 1940.

Tidak hanya itu, kerusakan ini baru terselesaikan pada tahun 1949. Banyak tentara Inggris yang menjadi volunteer untuk membangun kembali Centre Court ini. 

5. "All whites only" dress code!

6 Fakta Sejarah Wimbledon, Grand Slam Tertua di Dunia Lho!mirror.co.uk

Turnamen ini menjadi ajang pertandingan yang memiliki dress code, atau seragam. Pemain hanya di perbolehkan menggunakan pakaian putih lho!

Muali dari topi, baju, sepatu, hingga kaos putih harus memiliki warna dominan putih. Alasan utama untuk peraturan ini adalah tradisi, seperti yang dikutip oleh TIME Magazine. Pada zaman Victoria, warna putih melambangkan kesopanan, maka tak heran bila olahraga yang dimainkan para elit ini memiliki seragam.

Pemain seperti Andre Agassi, pernah menolak bermain di ajang Wimbledon karena ingin menggunakan pakaian yang lebih bewarna. 

6. Jadwal unik!

6 Fakta Sejarah Wimbledon, Grand Slam Tertua di Dunia Lho!atptour.com

Bila pembukaan turnamen lain dimulai dengan undian, tidak dengan Wimbledon. Pemain yang menang tahun lalu akan memulai pertandingan di Centre Court, pada hari Senin tengah hari.

Hal ini di karenakan oleh karena tidak ada turnamen hari Minggu, di mana itu adalah hari istirahat. Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak minuman alkohol membuat para penonton dapat dikeluarkan dari lapangan. 

Selain itu Centre Court sendiri memiliki atap, di mana turnamen dapat tetap berlanjut bila cuaca tidak menentu menghantam London.

Turnamen Wimbledon 2019 akan di laksanakan pada 1 Juli 2019, hingga 14 Juli 2019. Siapa yang sudah tak sabar menanti ajang Grand Slam ke-3 tahun ini?

Baca Juga: Sarat Nilai Sejarah, Ini Dia 10 Foto Astronomi Paling Diingat

Belinda Belinda Photo Verified Writer Belinda Belinda

you only live once

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You