Comscore Tracker

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 km

Beruntung, keberadaan mereka tidak membahayakan Bumi

Asteroid ialah batu yang mengorbit matahari. Kendati asteroid mengitari matahari seperti planet, tetapi asteroid jauh lebih kecil ukurannya dari planet. Asteroid juga dapat ditemukan di jalur orbit planet yang artinya asteroid dan planet mengikuti jalur yang sama mengelilingi matahari.

Meskipun umumnya asteroid memiliki ukuran yang jauh lebih kecil daripada planet, tetapi jika ada asteroid dengan diameter 100 km atau lebih yang menabrak Bumi, ini bisa membahayakan seluruh penduduk Bumi. Untungnya, tidak ada asteroid berukuran masif yang berada di dekat Bumi.

Meskipun begitu, ada beberapa asteroid raksasa yang berada di Tata Surya kita. Asteroid ini berada di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter sehingga cukup jauh dari Bumi. Kali ini, kita akan membahas apa saja asteroid paling besar yang berada di Tata Surya kita.

1. Ceres

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 kmAsteroid Ceres (solarsystem.nasa.gov)

Dilansir National Aeronautics and Space Administration (NASA), Ceres adalah objek terbesar di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter yang ditemukan pertama kali oleh Giuseppe Piazzi pada tahun 1801.

Disebut asteroid selama bertahun-tahun, tetapi mempertimbangkan ukuran Ceres yang jauh lebih besar dan sangat berbeda dari asteroid lainnya, akhirnya para ilmuwan mengklasifikasikan Ceres sebagai planet kerdil pada tahun 2006. 

Ceres memiliki diameter hampir 940 km dan menjadi planet kerdil pertama yang dikunjungi NASA, yaitu pada tahun 2015. Planet kerdil ini dinamai Ceres karena terinspirasi dari nama dewi jagung dan panen Romawi.

2. Vesta

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 kmAsteroid Vesta (universetoday.com)

Mengutip laman Views of Solar System, Teleskop Luar Angkasa Hubble mengamati asteroid Vesta antara 28 November dan 1 Desember 1994, ketika Vesta berada pada jarak 251 juta kilometer dari Bumi. Vesta memiliki diameter 525 kilometer atau kurang lebih sama seperti negara bagian Arizona.

Vesta adalah asteroid terbesar kedua dan menjadi satu-satunya yang memiliki area terang dan gelap yang khas, mirip seperti penampilan Bulan. Gambar-gambar yang ditangkap oleh Hubble telah mengungkapkan keragaman yang ada pada Vesta, seperti aliran lava purba, cekungan raksasa yang begitu dalam, dan mantel asteroid. Sama seperti Ceres, para ahli juga mengklasifikasikan Vesta sebagai planet kerdil.

3. Pallas

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 kmAsteroid Pallas (commons.wikimedia.org)

Pallas adalah planet kerdil yang mengorbit antara Mars dan Jupiter di bagian utama sabuk asteroid. Memiliki diameter 513 km atau setara dengan Inggris Raya, Pallas menjadi asteroid terbesar ketiga di Tata Surya kita. 

Dilansir Space Reference, Pallas membutuhkan 4,6 tahun untuk menyelesaikan satu orbit terhadap matahari dan 7,81 jam untuk menyelesaikan satu rotasi pada porosnya. Para ahli juga memprediksi bahwa Pallas kemungkinan mengandung hidrogen, nitrogen, amonia, dan besi.

Baca Juga: 5 Fakta Asteroid Bennu, Asteroid yang Paling Mungkin Menabrak Bumi

4. Hygiea

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 kmAsteroid Hygiea (spaceexploration92.com)

Memiliki diameter sebesar 444 km, Hygiea menjadi objek terbesar keempat di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter. Namun, dilansir EarthSky, setelah melakukan pengamatan dari European Southern Observatory (ESO) menggunakan instrumen SPHERE, para ahli memutuskan untuk mengklasifikasikan Hygiea sebagai planet kerdil.

Sebenarnya, terdapat empat karakteristik untuk mengklasifikasikan sebuah objek ruang angkasa sebagai planet kerdil, yaitu:

  • Mengorbit matahari.
  • Bukan bulan.
  • Belum membersihkan orbitnya dari puing-puing berbatu lainnya.
  • Berbentuk bola dan memiliki massa yang cukup.

Dari semua syarat tersebut, belum diketahui apakah Hygiea memenuhi syarat keempat.

5. Interamnia

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 kmilustrasi asteroid (commons.wikimedia.org)

Interamnia adalah asteroid yang mengorbit antara Mars dan Jupiter di bagian utama sabuk asteroid. Interamnia memiliki diameter sekitar 306,3 kilometer atau sebanding dengan Portugal dan menjadi salah satu objek terbesar di Tata Surya kita.

Menurut Space Reference, butuh waktu 5,34 tahun bagi Interamnia untuk menyelesaikan satu putaran terhadap matahari dan 8,73 jam untuk menyelesaikan satu rotasi pada porosnya. Diyakini bahwa asteroid ini mengandung hidrogen, nitrogen, amonia, dan besi.

6. 52 Europa

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 km52 Europa (commons.wikimedia.org)

Asteroid 52 Europa pertama kali ditemukan pada tahun 1858 dan menjadi salah satu objek ruang angkasa paling besar yang pernah diamati. Dilansir Starlust, 52 Europa memiliki diameter 306 km atau setara dengan negara Austria dan menjadi asteroid terbesar ke-6 yang ada di Tata Surya.

Sejak awal ditemukan, para ilmuwan masih terus mempelajari 52 Europa dan menghasilkan data yang beragam. Ukuran asteroid ini sebenarnya masih terus diperdebatkan, termasuk bentuk, dan waktu rotasinya. Meskipun begitu, diyakini bahwa ini merupakan salah satu asteroid terbesar di Tata Surya.

7. Davida

7 Asteroid Paling Besar di Tata Surya, Ada yang Diameternya 940 kmilustrasi asteroid (unsplash.com/Viktor Talashuk)

Davida ialah asteroid yang sangat besar yang mengorbit antara Mars dan Jupiter di bagian utama sabuk asteroid. Davida membutuhkan 5,61 tahun untuk menyelesaikan satu orbit terhadap matahari dan 5,13 jam untuk menyelesaikan satu putaran terhadap porosnya.

Memiliki diameter sekitar 270,3 km, ukuran ini sebanding dengan ukuran negara bagian Virginia Barat di Amerika Serikat. Hasil pengamatan mengungkapkan bahwa Davida kemungkinan mengandung air, besi, nikel, kobalt, nitrogen, dan amonia.

Untungnya, semua asteroid raksasa ini tidak mengorbit di dekat Bumi dan tidak diklasifikasikan sebagai benda langit yang berbahaya. Jadi, mereka semua dapat menghiasi langit tanpa menjadi bencana bagi Bumi.

Baca Juga: 5 Asteroid Ini Pernah Dekati dan Mengancam Bumi, Nyaris Jadi Bencana

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya