Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Fakta Realiza Anti Chamas, Bahan Pemadam Karhutla dari Brasil

4 min read
3 Fakta Realiza Anti Chamas, Bahan Pemadam Karhutla dari Brasil
ilustrasi memadamkan api karhutla (pexels.com/RDNE Stock Project)

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi tantangan di Indonesia, terutama ketika api melanda lahan gambut yang sulit dipadamkan. Untuk mengatasi masalah ini, berbagai inovasi pemadaman terus dicoba, termasuk bahan pemadam yang dikembangkan dari negara lain, salah satunya Realiza Anti Chamas. Material pemadam asal Brasil ini dicampurkan ke dalam air sebelum disemprotkan ke area terbakar.

Bahan ini diklaim dapat membantu mempercepat pemadaman dan menghambat penyebaran api. Pada Oktober 2026, Indonesia mulai menguji coba material tersebut di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Lalu, seberapa efektif sebenarnya bahan ini untuk mengatasi kebakaran gambut? Berikut beberapa fakta soal Realiza Anti Chamas yang perlu kamu tahu.

  1. 1. Realiza Anti Chamas diuji coba di Banyuasin, Sumatra Selatan

    ilustrasi memadamkan api karhutla
    ilustrasi memadamkan api karhutla (pexels.com/RDNE Stock project)

    Realiza Anti Chamas merupakan material pemadam api asal Brasil yang kini diuji coba untuk membantu menangani karhutla di Indonesia. Pada Jumat, 9 Oktober 2026, material ini diuji di lahan terbakar di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pengujian dilakukan oleh Satuan Tugas Darat yang melibatkan personel BPBD, TNI, dan Manggala Agni. Sebelum pengujian, tim penyedia memberikan pengarahan mengenai cara penggunaan dan aspek keselamatan material tersebut.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuasin, Reza Agust Perdana, menyebut material ini sebelumnya juga telah diuji coba di salah satu desa di wilayah Banyuasin. Menurutnya, hasil pemadaman menunjukkan api lebih cepat padam dibandingkan ketika hanya menggunakan air biasa. Meski demikian, efektivitasnya masih perlu dievaluasi melalui pengujian lebih lanjut.

  2. 2. Serbuk Realiza Anti Chamas berubah menjadi gel setelah dicampur air

    ilustrasi memadamkan api karhutla
    ilustrasi memadamkan api karhutla (pexels.com/Bombeiros MT)

    Realiza Anti Chamas berbentuk serbuk yang dilarutkan ke dalam air sebelum disemprotkan ke area terbakar. Menurut bab buku “Analysis of the Application and Effectiveness of the Realiza Antichamas Product” dalam Agricultural Sciences Unveiled: Exploring the Dynamics of Farming and Sustainability 3 yang diterbitkan dalam Atena Editora pada 2024, produk ini dikaji dari segi penerapan dan efektivitasnya untuk penanganan kebakaran. Material ini dikaitkan dengan polimer hidrofilik, bahan yang mampu menarik dan menahan air.

    Dalam informasi mengenai uji coba di Banyuasin, BNPB mengutip penjelasan Paulo Barroso, koordinator tim penyedia dari Brasil, bahwa serbuk Realiza Anti Chamas berubah menjadi gel setelah dicampur air. Gel merupakan bahan kental yang berpotensi membantu mempertahankan air pada permukaan yang dilapisi. Menurut Paulo, material ini dapat dicampurkan menggunakan truk tangki pemadam atau tandon air.

    Ia juga menyebut gel tersebut akan terurai dengan sendirinya setelah sekitar 72 jam. Meski begitu, informasi tersebut masih perlu didukung dokumentasi teknis untuk menjelaskan karakteristik dan proses penguraiannya. Klaim mengenai keamanan material bagi manusia, hewan, dan lingkungan juga memerlukan bukti yang dapat diverifikasi secara independen.

  3. 3. Diklaim sepuluh kali lebih efektif dalam membantu pemadaman api

    ilustrasi memadamkan api karhutla
    ilustrasi memadamkan api karhutla (pexels.com/Allen Beilschmidt sr.)

    Mengutip dari BNPB, Paulo Barroso mengeklaim bahwa penggunaan air yang dicampur Realiza Anti Chamas dapat membuat pemadaman hingga sepuluh kali lebih efektif dibandingkan penggunaan air saja. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuasin, Reza Agust Perdana, juga menyatakan bahwa hasil uji coba sebelumnya menunjukkan api lebih cepat padam dan tidak menimbulkan asap seperti pemadaman menggunakan air biasa. Hasil tersebut menjadi salah satu alasan material ini diuji untuk membantu menangani kebakaran di lahan gambut.

    Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci cara menghitung efektivitas hingga sepuluh kali tersebut. Karena itu, klaim tersebut perlu dipahami sebagai pernyataan pihak penyedia, bukan sebagai kesimpulan dari pengujian independen. Pengujian lanjutan diperlukan untuk mengetahui kinerja pemadaman, keamanan penggunaan, dan dampaknya terhadap lingkungan.

    Realiza Anti Chamas kini tengah diuji sebagai salah satu alternatif untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Namun, klaim mengenai efektivitas, keamanan, dan dampak lingkungannya masih perlu dibuktikan melalui pengujian yang transparan serta independen. Hasil evaluasi tersebut penting untuk menentukan apakah material asal Brasil ini dapat diandalkan sebagai bagian dari strategi pemadaman karhutla.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More