Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fenomena Galaksi Pusaran 14 April 2026, Ini Waktu dan Cara Melihatnya!
Galaksi Pusaran (dok. NASA/ESA)
  • Galaksi Pusaran atau M51 adalah galaksi spiral besar berjarak 23 juta tahun cahaya dari Bumi, pertama kali didokumentasikan oleh Charles Messier pada tahun 1773.
  • Fenomena Galaksi Pusaran dapat diamati pada 14 April 2026 pukul 20.39–03.02 WIB, dengan waktu terbaik sekitar pukul 23.51 WIB menggunakan teleskop di area minim polusi cahaya.
  • Cahaya yang terlihat dari Galaksi Pusaran merupakan pantulan masa lalu jutaan tahun lalu, sehingga pengamatan terhadapnya ibarat melihat arsip sejarah alam semesta secara langsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Langit malam di bulan April 2026 terasa lebih hidup karena dihiasi oleh beberapa fenomena spektakuler. Salah satunya yaitu fenomena Galaksi Pusaran yang akan muncul pada 14 April 2026. Fenomena ini termasuk peristiwa langka yang tak terjadi setiap waktu.

Galaksi Pusaran memiliki julukan lain, yaitu Whirlpool Galaxy atau M51. Galaksi ini memiliki visual spiral bak pusaran cahaya raksasa apabila diamati dari teleskop. Karena kecantikannya, Galaksi Pusaran kerap kali jadi target observasi Hubble Space Telescope, teleskop besar milik NASA. Lalu, apakah objek ini bisa diamati dengan teleskop biasa atau mata telanjang? Yuk, cari tahu faktanya di bawah ini!

1. Asal usul Galaksi Pusaran

ilustrasi Galaksi Pusaran (unsplash.com/NASA Hubble Space Telescope)

Galaksi Pusaran atau Whirlpool Galaxy (M51) pertama kali didokumentasikan oleh astronom Charles Messier pada tahun 1773 sebagai objek nebula spiral di langit malam. Seiring perkembangan observasi, NASA menjelaskan bahwa M51 sebenarnya adalah galaksi spiral besar di luar Bima Sakti yang berjarak sekitar 23 juta tahun cahaya dari Bumi (1 tahun cahaya sama dengan 9,46 triliun kilometer). Struktur spiralnya yang khas terbentuk dari interaksi gravitasi dengan galaksi kecil pendampingnya, yaitu NGC 5195.

Tarikan gravitasi ini membuat gas dan debu di dalam M51 terkompresi, sehingga membentuk lengan spiral yang sangat jelas dan simetris. NASA juga mencatat bahwa proses interaksi ini membuat M51 menjadi salah satu contoh paling ideal untuk mempelajari dinamika galaksi spiral. Karena bentuknya yang terang dan terdefinisi, M51 sering dijadikan objek utama dalam pengamatan teleskop ruang angkasa seperti Hubble Space Telescope.

2. Waktu terbaik untuk mengamati Galaksi Pusaran

ilustrasi mengamati langit di malam hari. (pexels.com/Lucas Pezeta)

Galaksi Pusaran akan mencapai posisi terbaiknya di langit malam pada 14 April 2206. Posisi tersebut memungkinkan M51 teramati dari Bumi. Dilansir In-the-Sky, Galaksi Pusaran bisa diamati pada sekitar pukul 20.39–03.02 WIB.

Adapun, waktu terbaik untuk mengamati galaksi ini yaitu pada pukul 23.51 WIB, ketika posisinya berada tinggi di langit arah utara (tepat di atas kepala). Setelah lewat tengah malam, Galaksi Pusaran mulai turun perlahan sampai akhirnya tidak terlihat lagi sekitar pukul 03.02 WIB. Namun, karena cahayanya cukup redup, M51 tak bisa diamati dengan mata telanjang, tapi masih bisa terlihat jika kamu menggunakan teleskop kecil di tempat yang gelap dan minim polusi cahaya.

3. Apa sebenarnya yang kita lihat saat menatap galaksi sejauh itu?

ilustrasi Galaksi Pusaran (unsplash.com/Arnaud Mariat)

Galaksi Pusaran terletak sangat jauh dari Bumi, yaitu berjarak sekitar 23 juta tahun cahaya. NASA menjelaskan bahwa cahaya dari objek sejauh ini membutuhkan waktu jutaan tahun untuk mencapai Bumi. Artinya, apa yang kita lihat dari Galaksi Pusaran sebenarnya adalah kondisi galaksi tersebut di masa lalu, bukan keadaan saat ini.

Semakin jauh sebuah objek di ruang angkasa, semakin lama juga “rekaman cahaya” yang kita tangkap. NASA juga menyebut bahwa fenomena ini membuat pengamatan galaksi jauh seperti melihat arsip sejarah alam semesta secara langsung. Jadi ketika kita menatap M51, kita sebenarnya sedang melihat potongan waktu dari jutaan tahun yang lalu di alam semesta, bukan kondisi galaksi secara live saat ini.

Alam semesta memiliki banyak misteri yang membuat manusia penasaran sampai hari ini. Cahaya masa lalu dari Galaksi Pusaran mengingatkan kita bahwa apa yang kita lihat di langit sebenarnya adalah jejak waktu yang sedang berjalan jauh di luar sana. Setelah mengetahui hal ini, apakah kamu melihat kemungkinan bahwa manusia suatu hari bisa benar-benar memahami lebih dalam cerita yang dibawa oleh cahaya dari masa lalu alam semesta?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team